Imbas Mata-mata, Southampton Batal Main Play-off Promosi Liga Inggris
Hak Southampton tampil di babak final play-off Championship untuk promosi ke Liga Inggris melawan Hull City dicabut.
Itu terjadi setelah Southampton dinyatakan bersalah karena memata-matai lawan mereka pada babak semifinal play-off, Middlesbrough FC. Keputusan itu diumumkan oleh English Football League (EFL), Selasa (19/5).
Middlesbrough sebelumnya kalah agregat 1-2 dari Southampton. Namun, setelah investigasi selesai, klub tersebut kini dinyatakan kembali bermain di play-off menggantikan Southampton yang dianggap curang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya Middlesbrough akan menghadapi Hull City pada partai final play-off Championships di Stadion Wembley, Sabtu (23/5). Untuk waktu kick off belum ditetapkan.
Selain dicoret dari play-off, Southampton juga dijatuhi hukuman pengurangan empat poin untuk musim depan di divisi kedua sepak bola Inggris.
Dalam pernyataannya, EFL menyebut Southampton mengakui adanya pelanggaran aturan terkait perekaman video sesi latihan klub lain tanpa izin.
Seorang staf Southampton berstatus magang bernama William Salt tertangkap kamera sedang merekam sesi latihan Middlesbrough jelang semifinal playoff Championship.
"Komisi Disiplin Independen hari ini telah mengeluarkan Southampton dari babak play-off Championship setelah klub tersebut mengakui beberapa pelanggaran peraturan EFL terkait dengan perekaman video latihan klub lain tanpa izin," tulis EFL.
EFL juga memastikan Southampton masih memiliki hak untuk mengajukan banding. Proses banding dijadwalkan berlangsung pada Rabu (20/5).
"Bergantung pada hasilnya, hal itu dapat mengakibatkan perubahan lebih lanjut pada jadwal pertandingan hari Sabtu," lanjut pernyataan EFL.
Sementara itu, Middlesbrough menyambut baik keputusan tersebut. Klub itu sebelumnya memang mendesak agar Southampton didiskualifikasi setelah sesi latihan mereka direkam menjelang leg pertama semifinal.
"Kami percaya ini mengirimkan pesan yang jelas untuk masa depan olahraga kami terkait integritas dan perilaku sportif," demikian pernyataan Middlesbrough.
(rhr/rhr/abs) Add
as a preferred source on Google