Alasan Pep Guardiola Tinggalkan Man City
Pep Guardiola buka-bukaan soal alasan meninggalkan Manchester City pada akhir musim ini meski masih memiliki sisa kontrak satu musim.
Kepergian Pep Guardiola dari Man City diumumkan langsung pihak klub pada Jumat (22/5).
Guardiola didatangkan Man City pada 2016/2017. Setelah itu Guardiola berulangkali menandatangani perpanjangan kontrak hingga 2027. Namun sebelum kontraknya rampung, Guardiola memilih hengkang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kata-kata perpisahannya dengan Man City, Guardiola mengaku tidak memiliki alasan khusus terkait kepergiannya dari The Citizens.
"Jangan tanya alasan kepergian saya. Tidak ada alasan, tetapi jauh di lubuk hati saya, saya tahu ini waktunya saya (pergi)," kata Guardiola dikutip dari situs klub.
"Tidak ada yang abadi, jika ada, saya pasti sudah di sini. Yang abadi adalah perasaan, orang-orang, kenangan, dan cinta yang kumiliki untuk Manchester City saya."
Selama 10 tahun melatih Man City sejak 2016/2017, Guardiola memberikan banyak trofi seperti 6 gelar Premier League, 1 Liga Champions, 3 Piala FA, 5 Piala Liga Inggris, 1 Piala Dunia Antarklub, 1 Piala Super Eropa, dan 3 Community Shield.
Dengan rekor-rekor tersebut, Pep Guardiola jadi pelatih paling sukses dalam sejarah Man City.
"Ini adalah kota yang dibangun dari kerja keras. Dari jerih payah. Anda bisa melihatnya dari warna batu batanya. Dari orang-orang yang datang lebih awal dan pulang lebih larut."
"Pabrik-pabrik. Keluarga Pankhurst. Serikat pekerja. Musik. Sederhananya, Revolusi Industri dan bagaimana hal itu mengubah dunia. Dan saya rasa, saya memahami itu, dan tim saya juga," tutur Guardiola.
Menurut Man City, meski tidak lagi jadi pelatih The Citizens, Guardiola tetap memiliki peran bersama City Football Group, yakni sebagai Duta Global.
Dengan peran tersebut, Guardiola masih bisa memberikan nasihat teknis kepada klub dalam menjalankan proyek dan kolaborasi khusus.
(sry/rhr) Add
as a preferred source on Google