Hodak Prihatin Borneo FC Gagal Juara Lagi: Mereka Kurang Beruntung

CNN Indonesia
Minggu, 24 Mei 2026 08:41 WIB
Bojan Hodak sebut Borneo FC tidak memiliki keberuntungan usai gagal juara Super League. (CNNIndonesia.com/Muhammad Ikhwanuddin)
Bandung, CNN Indonesia --

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menyampaikan rasa prihatin melihat Borneo FC gagal juara Super League 2025/2026.

Persib berhasil Super League 2025/2026 dengan perolehan poin yang sama (79) seperti Borneo FC. Unggul head to head yang membuat Maung Bandung berhak finis di posisi teratas klasemen akhir.

"Mereka tidak punya keberuntungan. Mereka punya tim yang bagus tapi tidak memiliki keberuntungan," kata Hodak selepas laga kontra Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lauta Api (GBLA), Sabtu (23/5).

Ini bukan kali pertama Borneo FC gagal juara. Saat kasta tertinggi menerapkan konsep reguler dan championship series musim 2023/2024, nasib tim Pesut Etam juga demikian.

Saat itu, Borneo FC memimpin klasemen akhir reguler series. Sayangnya, mereka tumbang di championship series sehingga Persib keluar sebagai juara setelah menang di final lawan Madura United.

Lebih lanjut, pelatih asal Kroasia itu berpendapat kuota pemain asing di Super League jadi salah satu faktornya. Dengan komposisi semakin bersaing, menurutnya situasi ini turut memengaruhi dinamika persaingan di kasta tertinggi liga.

"Lihat, musim ini lebih sulit karena setiap tim mempunyai tujuh pemain asing di lapangan. Dan setiap tim kini memiliki setidaknya lima pemain lokal yang bagus. Tentu menurut saya ini membuat lebih sulit dan kualitas dari liganya berkembang jika dibandingkan musim-musim sebelumnya," ujar dia.

"Musim lalu, jika kami memiliki pemain yang sama dengan musim lalu, kami mungkin hanya berada di peringkat keempat atau kelima musim ini. Kalian bisa lihat tiga tim teratas sangat siap jika dibandingkan tim yang lain. Pada akhirnya, ini lebih sulit dari musim yang sebelumnya," ia menambahkan.

(ikw/sry)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK