Pidato Perpisahan Guardiola Penuh Haru Biru dan Air Mata di Etihad

CNN Indonesia
Senin, 25 Mei 2026 10:50 WIB
Pep Guardiola terharu dengan sambutan hangat fans Manchester City. (REUTERS/Phil Noble)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pidato perpisahan Pep Guardiola sebagai pelatih Manchester City berlangsung penuh haru. Stadion Etihad seolah banjir air mata pada Minggu (24/5).

Setelah 10 tahun mengabdi, Guardiola dan Man City akhirnya pisah jalan. Pelatih asal Spanyol itu menyudahi kerja samanya meski masih terikat kontrak hingga 2027.

Guardiola mengakhiri tugasnya sebagai pelatih Man City setelah kalah 1-2 dari Aston Villa di pertandingan pamungkas Premier League.

Selepas laga, Guardiola diberi kesempatan untuk mengucapkan salam perpisahan kepada fans Man City yang sudah menunggu pidatonya dengan setia.

"Saya sangat gugup saat ini. Mengapa kalian sangat mencintai saya? Mengapa kalian melakukan ini kepada saya?" kata Guardiola kepada fans Man City dikutip Daily Mail.

"Saya tidak pernah membayangkan betapa besarnya cinta ini, merupakan suatu kehormatan yang luar biasa untuk menjadi pelatih kalian selama 10 tahun. Emosi yang luar biasa," ujar Guardiola melanjutkan pidatonya meski sempat terjeda karena menahan tangis merespons yel-yel yang mengelu-elukan namanya.

Selama 10 tahun menukangi City, Guardiola total mempersembahkan 20 trofi bergengsi, termasuk satu trofi Liga Champions dan enam gelar Premier League.

Capaian itu mencatat Guardiola sebagai pelatih tersukses dalam sejarah The Citizens. Rencananya, nama Guardiola akan terpatri di salah satu sudut tribune Etihad.

"Izinkan saya istirahat sejenak. Kemarin ayah saya berada di tribun, berusia 95 tahun. Mungkin dia tidak menyadarinya, tetapi saya menyadari dalam beberapa tahun ke depan, tribun yang terlihat sangat indah ini, akan ada nama keluarga saya di sana. Itu adalah kehormatan terbesar," Guardiola menegaskan.

Melatih Man City merupakan kehormatan terbesar bagi Guardiola. Ia berharap para Man City tak segan menyapa dan memeluknya ketika berpapasan di mana pun.

Man City harus puas finis sebagai runner up Liga Inggris 2025/2026 setelah kalah bersaing sengit dengan Arsenal yang akhirnya keluar sebagai jawara.

(jun/jun/sry)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK