7 Fakta Usai PSG Menang Dramatis Atas Arsenal di Liga Champions
Final Liga Champions 2025/2026 antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Arsenal menghadirkan deretan fakta menarik.
Pertandingan di Stadion Puskas Arena, Hungaria, Sabtu (30/5) malam waktu Indonesia berakhir dengan senyum bahagia bagi kesebelasan asal Prancis. Arsenal sekali lagi harus pulang dari final Liga Champions dengan tangan hampa.
Gol Kai Havertz pada menit keenam dibalas penalti Ousmane Dembele pada menit ke-65. PSG memastikan kemenangan melalui adu penalti dengan skor 4-3.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut tujuh fakta menarik final Liga Champions PSG vs Arsenal:
1. Ini merupakan final ke-12 di Liga Champions yang harus diselesaikan lewat adu penalti. Baik PSG dan Arsenal belum pernah terlibat dalam adu penalti dalam final Liga Champions.
2. PSG mematahkan catatan yang berlangsung selama 11 musim terakhir dengan menjadi pemenang setelah tertinggal lebih dulu. Sejak 2015, kesebelasan yang menjadi juara di Liga Champions adalah yang mencetak gol pertama.
3. Sejak fase grup hingga final, PSG mencetak 45 gol. Les Parisiens menyamai rekor klub tersubur di Liga Champions yang pernah diukir Barcelona pada musim 1999/2000.
4. Luis Enrique memenangi Liga Champoins ketiga selama menjadi pelatih. Selain tahun lalu di PSG, mantan gelandang Spanyol itu juga pernah mengantar Barcelona menjadi juara pada 2015.
5. Enrique menjadi pelatih asal Spanyol kedua yang bisa menjadi juara Liga Champions secara beruntun setelah Jose Villalonga yang membawa Real Madrid jadi kampiun pada 1955/1956 dan 1956/1957.
6. Gol Kai Havertz pada menit keenam adalah yang tercepat kedua dalam sejarah final Liga Champions. Mohamed Salah masih menjadi pemain yang paling cepat mencetak gol di final Liga Champions ketika hanya butuh dua menit untuk membobol gawang Tottenham Hotspur pada 2019.
7. Havertz menjadi pemain keempat dalam sejarah Liga Champions yang mencetak gol di dua final berbeda dan di kesebelasan yang berbeda. Sebelumnya Havertz pernah mencetak gol untuk Chelsea.
Tiga pemain yang sudah lebih dulu punya catatan gol di final dengan dua klub berbeda adalah Cristiano Ronaldo (Manchester United dan Real Madrid), Mario Mandzukic (Bayern Munchen dan Juventus), dan Velibor Vasovic (Partizan Belgrade dan Ajax).
(nva/ptr) Add
as a preferred source on Google