Martin dan Kru Aprilia Harmonis di Mugello usai Ngamuk di Catalunya
Jorge Martin menunjukkan keharmonisan bersama kru Aprilia setelah raih podium kedua di MotoGP Italia 2026. Reaksi yang berbeda dengan insiden mengamuk di GP Catalunya.
Martin berhasil finis kedua di belakang rekan setimnya, Marco Bezzecchi yang sukses menjuarai MotoGP Italia 2026 di Sirkuit Mugiello pada Minggu (31/5).
Setelah balapan, Martin menghampiri timnya di paddock dengan suasana berbeda. Ia juga mendapat sambutan dan pelukan hangat dari segenap tim ofisial Aprilia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemandang ini jauh berbeda ketika ia mengalami hasil buruk di seri sebelumnya, GP Catalunya. Saat itu Martin mengamuk di paddock setelah mengalami kecelakaan di pertengahan race.
Insiden tersebut terjadi saat Martin berada di posisi kedua di belakang Acosta. Namun, tiba-tiba Martin ditabrak dari belakang oleh Raul Fernandez pada lap ke-13.
Kecelakaan tersebut membuat kedua pembalap terjatuh. Martin dinyatakan tak bisa melanjutkan balapan, sementara Fernandez diberi izin lanjut.
Martin lalu kembali ke garasi sembari bertepuk tangan dengan gestur sarkas kepada segenap kru tim Aprilia.
Beberapa kru kemudian mencoba menenangkan sambil menepuk-nepuk Martinator. Tapi tiba-tiba dia mengamuk hingga mendorong salah satu kru, Paolo Bonora.
Martin sendiri sudah meminta maaf dengan seluruh kru, termasuk Bonora. Kini, pemandangan tak sedap itu sirna setelah gestur akrab yang dipertontonkan usai finis kedua di MotoGP Italia.
(jun/jun/sry) Add
as a preferred source on Google