Jelang Indonesia Open, Fikri Tak Menyerah Hapus Kutukan Kalah di Final

CNN Indonesia
Senin, 01 Jun 2026 16:33 WIB
Jelang Indonesia Open, Fikri Tak Menyerah Hapus Kutukan Kalah di Final
Fajar/Fikri kalah di lima laga final terakhir yang mereka mainkan di BWF Tour. ( Arsip PBSI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Jelang Indonesia Open 2026, Muhammad Shohibul Fikri menegaskan bahwa dirinya tidak akan menyerah untuk terus berjuang memutus tren buruk kalah di final BWF Tour.

Beberapa hari sebelum Indonesia Open 2026 dimulai, Fikri bersama Fajar Alfian berhasil menembus babak final Singapore Open 2026. Namun Fajar/Fikri harus puas dengan torehan runner up lantaran kalah dari Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty.

Kekalahan tersebut memperpanjang rekor buruk Fikri di babak final. Bersama Fajar, duet Fajar/Fikri menelan kekalahan di lima final beruntun setelah sempat jadi juara di China Open 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pola kalah di final beruntun ini sejatinya sudah dialami Fikri sebelum berpasangan dengan Fajar. Ketika ia berduet dengan Bagas Maulana, hal yang sama sudah sempat terjadi.

Bagas/Fikri sempat menggebrak dan membuat kejutan besar ketika merebut gelar juara All England. Namun setelah momen keberhasilan itu, Bagas/Fikri malah kalah di tujuh final BWF Tour berikutnya yang mereka mainkan.

Terkait tren buruk tersebut, Fikri menyadari penuh. Pemain berusia 26 tahun ini menegaskan dirinya selalu berjuang dengan seluruh kemampuan yang ia miliki di tiap partai final yang dimainkan. Namun ia belum berhasil mencapai hasil terbaik.

Fikri pun menegaskan akan terus berjuang dan berusaha untuk memutus catatan buruk tersebut. Indonesia Open 2026 jadi kesempatan berikutnya bagi Fikri bersama Fajar untuk bisa memutus catatan buruk itu.

"Saya juga menyadari hal itu. Saya sudah beberapa kali final tetapi memang gagal. Tapi saya sudah berjuang dengan semaksimal mungkin dengan kemampuan saya. Saya selalu usaha semaksimal mungkin, selalu berdoa, tetapi mungkin rezekinya belum [juara]."

"Tetapi saya tidak akan menyerah, akan selalu berusaha terus untuk melewati masa sulit itu dan yang pasti saya selalu bersyukur dan sangat senang bisa kembali ke final, tidak kalah di babak awal. Itu sudah menjadi kebanggaan buat saya tetapi itu tidak membuat saya cepat puas, saya akan terus berjuang untuk bisa mendapatkan juara pertama saya," kata Fikri.

[Gambas:Video CNN]

(ptr/sry) Add as a preferred
source on Google