Kenapa Mathew Baker Masuk Timnas Indonesia, Biar Tak Digoda Australia?
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) sekaligus anggota Komite Eksekutif PSSI, Sumardji, membeberkan alasan pemanggilan Mathew Baker ke Timnas Indonesia jelang laga FIFA Matchday awal bulan ini.
Baker menjadi salah satu dari 23 pemain yang dipercaya John Herdman membela Timnas Indonesia melawan Oman dan Mozambik.
Keberadaan Mathew cukup menyita perhatian. Pasalnya ini merupakan kali pertama pemain 17 tahun itu bergabung di level senior. Sebelumnya Baker hanya punya pengalaman di Timnas Indonesia U-17.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Muncul pertanyaan apakah Mathew dipanggil agar lekas mendapat caps di Timnas Indonesia sehingga tidak 'diganggu' Australia mengingat Baker adalah pemain dengan darah Indonesia dan Australia serta lahir di Negeri Kanguru.
"Wah, terima kasih ini, pertanyaan yang sangat baik ini. Jadi Matthew memang kemarin diskusi dengan saya, Coach Nova, menyampaikan, 'Pak Marji, ini Mathew dipanggil timnas senior.' Saya bilang, "Lepas! Bagus sekali." Karena apa? Kita kepingin memberikan terapi mental kepada Matthew agar supaya dia lebih percaya diri dan dia lebih baik lagi di Timnas U-20," kata Sumardji menjawab pertanyaan soal promosi Mathew untuk mengamankan dari 'ancaman' Australia.
"Sehingga kehadiran Mathew memang ya kami di PSSI sangat mendukung dan sangat benar-benar berharap Mathew untuk bisa mentalnya ini lebih kuat lagi dan dia akan jadi pemain top lah," ucapnya menambahkan.
FIFA sudah mengatur soal perpindahan asosiasi. Seorang pemain tidak dapat pindah asosiasi atau pindah timnas jika telah tampil lebih dari tiga pertandingan resmi di tim senior sebuah negara.
Sejauh ini Mathew sudah mengoleksi caps di Timnas Indonesia U-17. Merujuk pada peraturan FIFA, caps di tim nasional junior tidak punya kekuatan untuk mencegah pemain berpindah timnas pada kemudian hari.
Hal tersebut banyak terjadi pada pemain-pemain naturalisasi Timnas Indonesia. Jordi Amat, Sandy Walsh, dan Thom Haye misalnya memiliki caps di timnas junior negara lain, namun tetap bisa memperkuat Timnas Indonesia di level senior.
(nva/nva) Add
as a preferred source on Google