Alasan Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin Tidak Jadi Ikut Australia Open

nva | CNN Indonesia
Selasa, 09 Jun 2026 04:36 WIB
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Raymond Indra (kanan) dan Nikolaus Joaquin (kedua kanan) mengembalikan kok ke arah pebulu tangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri pada babak delapan besar Daihatsu Indonesia Masters
Raymond/Joaquin dan Fajar/Fikri tidak jadi tampil di Australia Open 2026. (ANTARA FOTO/SULTHONY HASANUDDIN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala pelatih ganda putra PBSI, Antonius Budi Ariantho, menjelaskan alasan di balik menarik Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin Indra/Nikolaus Joaquin dari turnamen Australia Open 2026.

Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin semula masuk dalam rombongan yang bakal berlaga di turnamen level Super 500 yang rencananya dimulai Selasa (9/6).

Hanya sehari jelang hari pertandingan pertama, PBSI kemudian mengumumkan menarik keikutsertaan Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin dari ajang yang berlangsung di Sydney tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

PBSI mengumumkan tidak memberangkatkan kedua pasangan itu pada Senin (8/6) sore. Sementara alasan di balik keputusan itu diumumkan Anton beberapa jam berselang.

Latar belakang keputusan tidak memberangkatkan Fajar/Fikri tak lepas dari hasil mengecewakan di Indonesia Open lantaran kalah di babak pertama.

"Indonesia Open merupakan salah satu milestone yang penting bagi PBSI. Namun, hasil yang diraih pasangan Fajar/Fikri masih belum sesuai dengan target yang telah ditetapkan, oleh karena itu diperlukan evaluasi menyeluruh sebagai bahan perbaikan kedepannya," kata Anton.

"Sementara itu, turnamen Australian Open tidak termasuk dalam program turnamen utama mereka pada periode ini. Oleh karena itu, fokus mereka saat ini akan diarahkan pada persiapan yang lebih optimal untuk menghadapi turnamen-turnamen prioritas mereka berikutnya seperti Kejuaraan Dunia dan Asian Games," terangnya menambahkan.

Sedangkan untuk Raymond/Joaquin, Anton memilih protektif kepada pasangan muda tersebut.

"Untuk Raymond/Joaquin, saya melihat dengan masa recovery yang singkat dari final Indonesia Open menuju laga pertama Australian Open apalagi Raymond baru pulih dari cedera lututnya, menurunkan mereka di Australia punya resiko cederanya kambuh," ujar pria yang pernah menyumbang medali perunggu Olimpiade 1996.

[Gambas:Video CNN]

(jun) Add as a preferred
source on Google