Wasit Piala Dunia 2026 asal Somalia Ditolak Masuk AS

CNN Indonesia
Selasa, 09 Jun 2026 08:20 WIB
The dome at Science World, which has been transformed into a 360-degree, 40-metre-diameter re-creation of a match ball ahead of the FIFA World Cup soccer tournament, in Vancouver, British Columbia, Canada, June 3, 2026. REUTERS/Jennifer Gauthier
Ilustrasi wasit Piala Dunia 2026 asal Somalia ditolak masuk wilayah Amerika Serikat. (REUTERS/Jennifer Gauthier)
Jakarta, CNN Indonesia --

Wasit Piala Dunia 2026 asal Somalia, Omar Abdulkadir Artan, ditolak masuk wilayah Amerika Serikat (AS) meski dokumennya lengkap.

Artan tidak diperkenankan masuk AS pada Sabtu (6/6). Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS (CBP) membenarkan bahwa pihaknya telah menolak masuk seorang warga Somalia.

Tanpa menyebutkan nama, CBP membenarkan ada satu warga negara Somalia yang akan menjadi wasit Piala Dunia 2026 ditolak masuk AS saat berada di Bandara Internasional Miami. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selama proses pemeriksaan, pelancong menjalani pemeriksaan tambahan, bagian rutin dari proses pemeriksaan CBP ketika petugas perlu memverifikasi informasi atau menentukan kelayakan masuk,"

"Setelah pemeriksaan, pelancong tersebut, seorang wasit untuk Piala Dunia FIFA, dinyatakan tidak layak masuk karena masalah verifikasi dan ditolak masuk," tulis CBP dilansir dari ESPN.

CBP menegaskan, semua pihak yang akan memasuki wilayah AS, tidak terkecuali atlet, pelatih, staf, dan wasit, harus tunduk pada pemeriksaan dan verifikasi CBP.

"Penentuan kelayakan masuk dilakukan berdasarkan kasus per kasus menggunakan informasi penegakan hukum, keamanan nasional, dan imigrasi yang tersedia pada saat pemeriksaan." 

"Petugas CBP memiliki wewenang untuk menanyai pelancong, melakukan pemeriksaan, dan menentukan kelayakan masuk sesuai dengan hukum AS," kata CBP dalam rilisnya.

Somalia merupakan salah satu negara yang diboikot AS. Mengenai tindakan AS atas salah satu wasit Piala Dunia 2026, FIFA tidak bisa berbuat banyak. FIFA mengaku tidak berurusan dengan imigrasi AS.

"FIFA tidak terlibat dalam proses imigrasi negara tuan rumah, termasuk penentuan visa, dan telah diberitahu oleh pihak berwenang bahwa status Bapak Artan tidak akan diubah saat ini."

"Sesuai dengan ajang FIFA sebelumnya, pemerintah tuan rumah pada akhirnya menentukan siapa yang menerima visa dan siapa yang diizinkan masuk ke negara mereka," tulis FIFA dalam rilisnya. 

[Gambas:Video CNN]

(abs/jun) Add as a preferred
source on Google