Digasak Oman 1-4, Mozambik Bisa Apa Lawan Timnas Indonesia?
Mozambik akan menghadapi Timnas Indonesia usai babak belur dihajar Oman dengan skor 1-4 di laga uji coba pertama mereka.
Kekalahan dari Oman itu diderita anak asuh Chiquinho Conde dalam laga uji coba FIFA Matchday di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (7/6). Dua hari berselang, Mozambik akan meladeni perlawanan Timnas Indonesia pada malam ini, Selasa (9/6).
Mozambik memang punya ranking lebih baik ketimbang Indonesia. Wakil Afrika itu menempati peringkat ke-102 dunia. Sedangkan Indonesia saat ini menghuni ranking 119 FIFA.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun begitu, Mozambik tidak lantas jadi favorit. Faktornya adalah kekalahan mereka atas Oman yang ditekuk Timnas Indonesia dengan skor 3-0, 5 Juni lalu.
Selain itu, Os Mambas, julukan Mozambik, praktis hanya punya waktu istirahat satu hari sebelum bersiap melawan Tim Garuda. Ini kontras dengan Rizky Ridho dan kawan-kawan yang terakhir bermain pada Jumat lalu.
Faktor terakhir yang tidak kalah menentukan karena Mozambik bermain melawan Timnas Indonesia di Stadion GBK. Indonesia adalah tim yang berbahaya di kandang dan itu sudah dibuktikan saat mentas di Kualifikasi Piala Dunia 2026 lalu.
Kemenangan terakhir yang diukir Mozambik terjadi pada akhir Desember 2025 ketika menang 3-2 atas Gabon di fase grup Piala Afrika 2025. Setelah itu, Mozambik takluk 1-2 dari Kamerun dan keok 0-4 dari Nigeria di ajang yang sama.
Chiquinho Conde juga mencoba mawas diri. Perbedaan hasil yang diraih Mozambik dan Indonesia ketika bersua Oman dijadikannya tolok ukur jelang laga nanti.
"Jelas Indonesia adalah tim yang kuat karena mereka menang 3-0, sementara kami kalah 1-4 melawan Oman. Jadi, kami berharap besok akan menjadi pertandingan yang menantang," ucap Conde di Jakarta, Senin (8/6).
Conde pun menaruh harap anak asuhnya bisa menebus hasil mengecewakan di laga uji coba pertama di FIFA Matchday bulan Juni.
"Namun, setiap pertandingan adalah pertandingan yang berbeda. Saya berharap para pemain bisa menebus kesalahan mereka, bersenang-senang, dan mencoba mengubah skenario dari pertandingan kemarin," kata Conde.
"Seperti yang selalu saya katakan, kita tidak bisa mengubah apa yang sudah terjadi di masa lalu tapi kita selalu bisa menulis cerita yang baru. Jadi, itu akan menjadi fokus utama tim: melakukan sesuatu yang berbeda di pertandingan berikutnya," katanya.
(jal/nva) Add
as a preferred source on Google