Polytron Indonesia Open 2026: Merasakan Jatuh Cinta Lagi pada Istora

Putra Permata Tegar Idaman | CNN Indonesia
Selasa, 09 Jun 2026 19:55 WIB
Gelaran Polytron Indonesia Open 2026 kembali meningkatkan animo penonton pada bulu tangkis. (CNN Indonesia/ Adi Ibrahim)
Jakarta, CNN Indonesia --

Minggu, 7 Juni 2026, cuaca cerah dan halaman muka Istora Gelora Bung Karno sudah dipadati lautan manusia. Hari itu, hari terakhir alias final Polytron Indonesia Open 2026 digelar. Itu adalah momen ketika banyak orang yang kembali jatuh cinta pada Istora yang membara.

Wajah-wajah ceria berduyun-duyun datang memasuki Istora. Ada yang berjalan sendirian, bersama teman-teman, dengan pasangan, atau dalam rombongan keluarga dengan jumlah besar.

Suasana di luar Istora begitu meriah. Orang-orang rela antre bermain game dengan banyak hadiah menarik. Contohnya saja booth Pokemon yang tidak hanya dipenuhi oleh anak-anak saja, melainkan juga orang tua. Mereka rela antre lama demi bisa menguji kemampuan mengirim shuttlecock dengan raket ke target yang telah ditentukan.

Ada lagi game uji ketepatan suara di stan game center. Di sini, pengunjung diuji ketepatan suaranya untuk meneriakkan 'IN-DO-NE-SIA' dan 'EEEAAA' yang sering menggema di arena Istora.

Kemeriahan bukan hanya terlihat di arena games yang menghadirkan keseruan. Keriuhan juga ada di pusat makan dan jajanan. Para pengunjung menikmati aneka kuliner yang ditawarkan.

Rasa dan jenis yang beragam membuat tiap warung makan yang berdiri dipenuhi oleh pengunjung hingga mereka harus rela antre menanti giliran.

Melihat tampilan Istora dari luar, yang terlihat bukan hanya sekadar arena pertandingan. Istora di pekan Polytron Indonesia Open digelar, tak ubahnya seperti pesta rakyat. Masyarakat berkumpul menikmati banyak hal yang memikat.

Pemandangan selama sepekan ini seolah menjawab keraguan dan tantangan yang sempat muncul sebelum turnamen dimulai.

Dalam beberapa tahun terakhir, tren penonton di Indonesia Open mengalami penurunan. Banyak faktor yang menyebabkan hal tersebut, mulai dari prestasi, kesan dan pengalaman yang didapat, hingga harga tiket yang dibayar.

Panitia Pelaksana Polytron Indonesia Open 2026 punya tugas berat untuk mengatasi tekanan-tekanan tersebut. Ada hal-hal yang bisa mereka atasi dengan kuasa yang mereka pegang sebagai panitia pelaksana.

Gelaran Polytron Indonesia Open 2026 ramai dipenuhi oleh penggemar bulu tangkis. (CNN Indonesia/ Adi Ibrahim)

Namun Panitia Pelaksana Polytron Indonesia 2026 melangkah mempersiapkan ajang ini dengan penuh percaya diri. Tagline 'Pride of Nation' dan 'The World's Greatest Tournament is Back' menggambarkan keyakinan bahwa mereka kembali bisa membuat orang-orang jatuh cinta lagi untuk datang ke Istora.

Karena itu sejumlah hal langsung mereka benahi dan perbaiki. Contohnya soal harga tiket dan kesan yang didapat para penonton yang datang. Panitia Pelaksana di bawah kepemimpinan Achmad Budiharto bekerja keras untuk hal itu.

Pertama, harga tiket turun bila dibanding edisi sebelumnya. Harga tiket yang turun otomatis membuat daya beli calon penonton menjadi meningkat.

Peningkatan daya beli terlihat dari geliat dalam penjualan periode pre-sale. Belum lagi kembalinya sistem paket bundling yang membuat banyak orang tergerak untuk membelinya.

Namun hal itu jelas belum cukup. Karena itu Panitia Pelaksana juga habis-habisan mengeksplorsi ide untuk membuat tampilan Istora Gelora Bung Karno meriah, menggelora, dan membara.

Hasil dekorasi memuaskan. Penonton yang datang langsung terpana dan terpesona dengan tampilan Istora yang terpampang di hadapan mereka.

Tak sampai di situ, Panitia Pelaksana Polytron Indonesia Open 2026 menetapkan area steril dengan akses tiket hanyalah arena pertandingan. Alhasil, pengunjung bisa bebas mengeksplorasi area-area lainnya di setiap sudut Istora.

Dekorasi yang menarik membuat pengunjung punya banyak tempat untuk dijadikan spot foto. (CNN Indonesia/Adi Ibrahim) 

Hasilnya, grafik kehadiran penonton meningkat. Setelah hari pertama, kemeriahan Istora yang kembali seperti dulu kala, seperti sebelum pandemi Covid-19, mulai tersiar luas. Kabar kembali membaranya Istora bisa dilihat dari media dan juga media sosial, menarik minat penggemar bulu tangkis lainnya untuk menggerakkan kaki ke Istora.

"Sempat ada keraguan bakal sepi kayak beberapa tahun terakhir, apalagi prestasi atlet Indonesia yang jadi 'marketing utama' ajang badminton, sangat roller coaster prestasinya."

"Karena harga tiket lebih murah, jadi coba-coba dulu datang hari-hari awal dan ternyata event ini di luar ekspektasi, makanya animonya naik lagi. Terasa banget perbedaan hype-nya," kata salah seorang penggemar bulu tangkis bernama Annisa.

Di luar penyelenggaraan, ada faktor lain yang di luar jangkauan panitia yaitu prestasi pemain-pemain Indonesia. Namun di Polytron Indonesia Open 2026, wakil Indonesia tampil cukup bagus.

Ada dua wakil yang bisa bertahan hingga babak final sehingga antusiasme suporter terjaga hingga hari terakhir. Meski tak berujung gelar juara, asa yang terpelihara bisa jadi magnet bagi penonton untuk hadir di arena.

Dalam pandangan Annisa, ada sejumlah hal yang penting untuk diperhatikan sehingga event badminton bisa dinilai sukses menurut dirinya.

"[Faktor terpenting] prestasi atlet yang utama. Tapi itu urusan atlet dan federasi. Orang Indonesia kan otomatis dukungnya atlet tuan rumah, baru dukung atlet luar negeri. Karena jujur, sebagai olahraga yang masih mengusung nama negara, kehadiran atlet lokal yang berprestasi dan bisa punya jaminan melaju jauh bakal jadi daya tarik utama."

"Sedangkan dari segi event, hal-hal yang jadi faktor terpenting adalah harga tiket manusiawi, marketing yang pas, yang bisa bikin banyak orang melirik event ini, venue yang bagus, aturan buat penonton yang jelas soal makanan dan minuman. Juga soal ketersediaan interaksi yang melibatkan fans seperti meet and greet, beragam aktivitas di tiap booth, hingga gimmick-gimmick lucu," tutur Annisa.

Di Polytron Indonesia Open 2026, mereka menghadirkan kesempatan dan pengalaman berdekatan dengan bintang pujaan. Selain lewat acara meet and greet, ada pula tempat yang disediakan oleh Polytron Indonesia Open 2026 agar suporter bisa melihat langsung dengan jarak lebih dekat para bintang yang berlaga, bahkan mendapat kesempatan untuk foto bareng dan meminta tanda tangan ketika momen yang tepat berpihak pada mereka.

Victor Lai jadi pebulutangkis yang mencuri perhatian di Indonesia Open karena mampu jadi juara. (CNN Indonesia/ Adi Ibrahim)

Tampilan Mewah di Dalam Istora

Ketika Panitia Pelaksana Polytron Indonesia Open 2026 memoles area luar habis-habisan, hal serupa juga tentu mereka lakukan di area inti yaitu arena pertandingan. Arena pertandingan berhasil dibentuk menjadi panggung yang mewah bagi para bintang.

Di Polytron Indonesia Open 2026, ada sejumlah pembaruan mutakhir. Ada LED ukuran lebar yang dipasang di sudut Istora. Fungsinya memperlihatkan pertandingan yang sedang berlangsung juga tayangan ulang. Fungsi yang sama juga ada pada LED yang dipasang di dekat kerangka untuk lampu, menghadap ke arah penonton yang ada di tribune. Kehadiran LED itu membantu penonton untuk melihat lebih jelas adegan yang terjadi di lapangan lewat tayangan ulang.

Selain LED, tampilan mencolok lainnya adalah area masuk pemain ke lapangan. Polytron Indonesia Open 2026 membuat area masuk dengan sentuhan teknologi terkini sehingga ajang ini tak kalah dengan ajang olahraga kelas dunia lainnya.

"Jadi pada waktu event ini dirancang secara konsep, ada beberapa objektif yang mau kita capai. Yang pertama adalah kita ingin mengembalikan lagi euforia bulu tangkis Indonesia."

"Itu yang mau kita dapatkan dengan beberapa pendekatan, salah satunya adalah pendekatan yang kita mau bentuk adalah kita ingin membuat euforia itu melalui hal-hal yang bisa memenuhi harapan pecinta bulu tangkis semuanya," tutur Ketua Panitia Pelaksana Polytron Indonesia Open Achmad Budiharto.

Raymond/Joaquin makin dikenal lewat keberhasilan mereka menembus babak final Polytron Indonesia Open 2026. (CNN Indonesia/Adi Ibrahim)

Pesan yang dikirimkan oleh Polytron Indonesia Open 2026 telah diterima dengan baik oleh para suporter yang datang. Mereka merasa mendapat pengalaman nonton yang berkesan.

Ada pula aksi-aksi kecil yang menyentuh hati. Contohnya saja saat layar menyorot penonton-penonton cilik dengan label 'Future Champions' yang langsung disambut tepuk tangan meriah penonton yang hadir.

"Indonesia Open 2026 bukan hanya sukses sebagai turnamen, tetapi juga berhasil membuat banyak orang kembali antusias pada badminton. Atmosfer yang meriah, pertandingan kelas dunia, dan pengalaman menonton yang semakin berkesan buat setiap hari di venue terasa spesial."

"Ketika olahraga, hiburan, dan pengalaman penonton berpadu dengan baik, yang tersisa bukan hanya kenangan pertandingan, tapi juga rasa rindu yang muncul bahkan sebelum turnamennya berakhir. Istora yang mati suri kini hidup kembali," ujar seorang suporter bernama Indah.

Pujian bukan hanya datang dari suporter yang hadir. Badminton World Federation (BWF) juga memberikan sanjungan. Polytron Indonesia Open 2026 disebut BWF sebagai turnamen yang bisa jadi percontohan bagi turnamen lain.

Kehadiran LED di arena pertandingan membuat tampilan mewah tersaji di Polytron Indonesia Open 2026. (CNN Indonesia/Adi Ibrahim)

"Selamat untuk panitia penyelenggara, PBSI, atas kesuksesan Polytron Indonesia Open 2026. Ini lebih dari ekspektasi kami. Salah satunya dari penggunaan LED dan kreativitas di baliknya sangat bagus. BWF belajar banyak dari uji coba yang dilakukan di sini sehingga kami bisa mempersiapkan tuan rumah lain dan mempersiapkan diri kami sendiri untuk ke depannya."

"[Tagline] 'Pride of the Nation bukan hanya soal Indonesia Open, tapi kebanggaan bangsa itu adalah para suporter di Indonesia. Minggu ini kita melihat suporter datang dan menikmati acara, itulah kebanggaan bangsa yang sebenarnya," kata Events Director BWF Selvaam Supramaniam.

Polytron Indonesia Open 2026 terbukti berjalan sukses. Enam hari berjalan, Polytron Indonesia Open sukses melaksanakan misi besarnya dengan baik, mengembalikan keceriaan dan kegembiraan di arena. Membuat suporter dan penggemar bulu tangkis kembali merasakan jatuh cinta pada Istora yang bergelora dan membara.

(nva)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK