Veda Ega Bongkar Cerita Insiden Berujung Long Lap Penalty di Hungaria

CNN Indonesia
Selasa, 09 Jun 2026 23:41 WIB
Veda Ega Pratama terkena hukuman long lap penalty di Moto3 Hungaria 2026. (dok. Honda Team Asia)
Jakarta, CNN Indonesia --

Veda Ega Pratama menceritakan detik-detik insiden berujung long lap penalty di Moto3 Hungaria 2026, akhir pekan lalu.

Veda Ega mendapat hukuman long lap penalty karena dianggap sengaja memperlambat laju motor dan mengganggu peserta lain di babak kualifikasi kedua. Akibatnya, pembalap 17 tahun itu terpaksa finis di posisi ke-16 meski sempat merangsek ke enam besar.

Rider asal Gunungkidul itu tak menyangka gerak-geriknya mengganggu lawan. Ia menceritakan maksud sebenarnya saat dianggap memperlambat pembalap lain.

"Jadi ketika kualifikasi kedua, saya di lap itu memang mau masuk ke pit lane. Dan di lap itu saya out melebar ke gravel, terus coba balik lagi ke sirkuit."

"[Di saat bersamaan], di belakang ada dua rider. Karena memang saat itu di pertengahan rata-rata pada ganti ban, saya kira memang mereka juga lagi pelan gitu, jadi [saya kira] tidak begitu mengganggu," kata Veda di Jakarta, Selasa (9/6).

Sayangnya, perkiraan Veda keliru. Rider di belakangnya justru tetap memaju sepeda motor dengan kecepatan penuh. Ketika kualifikasi rampung, barulah Veda menyadari kesalahannya.

"Terus di tikungan selanjutnya ternyata salah satu dari dua rider itu ada yang lagi kencang, dan saya juga enggak tahu kalau itu lagi kencang. Terus ya setelah sesi kualifikasi dipanggil ke Race Director terus ditunjukkan videonya, saya baru tahu," ujarnya.

Di satu sisi, Veda mengakui balapan di Sirkuit Balaton Park bukan perkara mudah. Pertama kali mengaspal di lintasan 4,1 kilometer itu jadi penyebab dirinya kurang maksimal.

"Pas balapan kesulitannya mungkin karena baru pertama kali juga saya balapan di situ. Sirkuitnya memang sulit karena banyak chicane dan juga grip-nya enggak terlalu bagus," ucapnya.

"Terus juga waktu hari Sabtu pagi biasanya simulasi race, tapi saya sempat jatuh di lap ketiga dan motornya perlu waktu untuk perbaikan dan akhirnya enggak bisa lanjut," ia menambahkan.

(ikw/nva)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK