PIALA DUNIA 2026

Presiden FIFA Minta Publik Jangan Marah Usai Wasit Somalia Ditolak AS

CNN Indonesia
Kamis, 11 Jun 2026 06:52 WIB
FIFA World Cup 2026 - FIFA President Gianni Infantino Press Conference - Estadio Azteca, Mexico City, Mexico - June 10, 2026 FIFA President Gianni Infantino with the FIFA World Cup trophy during the press conference REUTERS/Henry Romero
Presiden FIFA Gianni Infantino minta publik tenang jelang Piala Dunia 2026. (REUTERS/Henry Romero)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden FIFA Gianni Infantino meminta masyarakat untuk tetap tenang dan jangan marah-marah menyusul kontroversi penolakan masuk terhadap wasit asal Somalia, Omar Artan oleh imigrasi Amerika Serikat untuk tugas di Piala Dunia 2026.

Pernyataan itu disampaikan Infantino dalam konferensi pers berdurasi 66 menit pada Rabu (11/6) malam. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menanggapi sejumlah kontroversi yang mewarnai persiapan Piala Dunia 2026.

Omar Artan sejatinya akan mencatat sejarah sebagai wasit pertama dari Somalia yang bertugas di Piala Dunia. Namun, impian tersebut pupus setelah ia ditolak masuk ke Amerika Serikat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keputusan tersebut memicu kritik dari berbagai pihak. Banyak yang mempertanyakan bagaimana seorang ofisial yang telah ditunjuk FIFA justru tidak dapat memasuki negara tuan rumah.

Menanggapi situasi itu, Infantino menyampaikan simpatinya kepada Artan sekaligus menegaskan bahwa FIFA memiliki keterbatasan dalam mengendalikan keputusan pemerintah suatu negara.

"Sangat disayangkan apa yang terjadi pada Omar. Tapi kita tidak bisa mengendalikan segalanya. Kita berusaha, kita berdiskusi, dan kita akan berbicara," kata Infantino dikutip dari Sky Sports.

Ia juga meminta publik untuk tidak terburu-buru meluapkan kemarahan.

"Mungkin terkadang ada baiknya juga untuk bersantai dan rileks. Kita mengerjakan semuanya dan mencoba menyelesaikan semuanya. Terkadang, berteriak dan marah-marah justru memberikan efek sebaliknya, yaitu menghambat pencarian solusi," kata Infantino.

[Gambas:Video CNN]

(rhr) Add as a preferred
source on Google