5 Kontroversi AS di Piala Dunia 2026
Sederet kontroversi menyelimuti Amerika Serikat (AS) yang ditunjuk FIFA sebagai salah satu tuan rumah bersama Piala Dunia 2026. Berikut lima kontroversi AS pada hajatan akbar sepak bola ini.
AS terpilih sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026 bersama Kanada dan Meksiko. Negeri Paman Sam juga jadi penyumbang stadion terbanyak.
Artinya, laga-laga Gempita Bola Dunia tahun ini akan lebih sering dimainkan di Amerika. Namun begitu, AS tak bisa lepas dari kebijakan yang memicu perdebatan jelang pesta akbar empat tahunan tersebut dimulai.
1. Pembatalan Tiket dan Masalah Visa Iran
Timnas Iran yang diketahui mendapat jatah tiket pertandingan sebanyak 8 persen ternyata dibatalkan sepihak oleh Amerika. Selain itu, AS juga menolak menerbitkan visa untuk 13 staf kepelatihan tim Melli.
Akibatnya, Iran terpaksa harus mengungsi sementara di Tijuana, Meksiko, berdekatan dengan perbatasan Amerika. Hingga saat ini, belum ada kejelasan apakah para pemain diizinkan masuk ke AS sejak jauh hari atau hanya pada hari pertandingan saja.
2. Wasit Terbaik Afrika Asal Somalia Ditolak
Wasit asal Somalia,Omar Abdulkadir Artan, yang dipilih FIFA hampir mencetak sejarah sebagai wasit pertama dari negaranya di Piala Dunia. Namun ternyata kehadirannya ditolak masuk oleh Petugas Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS (US Customs and Border Protection) saat tiba di Bandara Miami.
Hal ini terjadi akibat kebijakan Presiden Donald Trump yang melarang warga negara dari 12 negara tertentu (termasuk Somalia dan Iran) masuk ke AS. FIFA pun mengonfirmasi bahwa ia batal bertugas. Dicurigai juga, Omar punya hubungan dengan kelompok teroris.
3. Striker Irak Ditahan Selama 7 Jam
Striker timnas Irak, Aymen Hussein, sempat ditahan dan diinterogasi selama tujuh jam di Bandara Internasional O'Hare Chicago.
Kabar baiknya, Aymen telah diberi izin masuk. Penahanan tujuh jam tersebut hanya untuk menjalani pemeriksaan keamanan dari bagian imigrasi sebelum masuk ke wilayah Amerika.
4. Pemeriksaan Fisik Super Ketat Timnas Senegal
Timnas Senegal harus menjalani pemeriksaan fisik yang super ketat dari pihak bandara begitu mendarat di Amerika. Kejadian ini sempat ramai di media sosial.
Namun yang turut menuai kontroversi adalah pemeriksaan itu langsung terjadi sesaat rombongan timnas Senegal tiba di bandara. Bahkan, body search ini terlihat dilakukan secara langsung di area yang berdekatan dengan landasan pacu bandara.
5. Bus Timnas Uzbekistan Diperiksa Pakai Anjing Pelacak
Skuad Uzbekistan yang dikepalai pelatih Fabio Cannavaro sempat diberhentikan oleh petugas federal untuk diperiksa menggunakan anjing pelacak.
Legenda timnas Italia itu sempat melayangkan protes kepada petugas. Tetapi disebutkan prosedur pemeriksaan yang dibantu anjing pelacak katanya merupakan standar prosedur.
Kemudian Cannavaro tampak tidak terima lantaran pada kenyataannya, pemeriksaan seketat itu hanya terjadi pada timnas Uzbekistan saja.
(afr/jal)