Brasil Tidak Juara Piala Dunia jika Imbang di Laga Pertama
Brasil punya sejarah pahit tidak juara Piala Dunia jika meraih hasil imbang pada laga pembuka. Akankah terulang di Piala Dunia 2026?
Selecao, julukan Brasil, bermain imbang 1-1 saat melawan Maroko, Sabtu (14/6) atau Minggu (15/6) pagi. Ini merupakan hasil imbang keempat Brasil dalam pembukaan Piala Dunia.
Brasil pertama kali meraih hasil imbang dalam laga pembuka pada 1974. Ketika itu Brasil yang ditangani Mario Zagallo ditahan Yugoslavia 0-0. Hasilnya, Brasil tidak juara di Jerman Barat.
Empat tahun berselang, saat Piala Dunia 1978 berlangsung di Argentina, Brasil mengawali perjuangannya dengan imbang 1-1 lawan Swedia. Hasil akhirnya, tidak juara dunia.
Kemudian pada edisi 2018 di Rusia, Brasil mengawali perjuangan dengan imbang 1-1 melawan Swiss. Dalam edisi ini pencapaian Brasil adalah babak perempat final.
Kesuksesan Brasil mengangkat trofi juara pada edisi 1958, 1962, 1970, 1994, dan 2002, semua diawali dengan kemenangan. Menang pada laga awal jadi penanda sukses bagi Brasil.
Kini, setelah hasil imbang melawan Maroko, apakah kisah pahit tak juara dunia, seperti edisi 1974, 1978, dan 2018 akan terulang? Masih terlalu dini untuk disimpulkan.
Yang pasti Brasil masih akan berhadapan dengan Haiti ada 19 Juni dan Skotlandia pada 24 Juni. Melihat kualitas lawan, Brasil di atas angin bisa lolos ke babak grup.
Sejarah mencatat, Brasil menjadi kampiun Piala Dunia saat juara grup. Jika Brasil hanya menjadi runner up grup saat lolos ke sistem gugur, lawan selanjutnya akan berat.
(abs/wiw)