Prancis vs Senegal, Mbappe Janji Lebih Rajin Bantu Pertahanan
Kapten Timnas Prancis, Kylian Mbappe, berjanji akan meningkatkan kontribusinya dalam bertahan demi membawa Les Bleus berjaya di Piala Dunia 2026.
Prancis dijadwalkan melakoni pertandingan pembuka Grup I Piala Dunia 2026 melawan wakil Afrika, Senegal pada Rabu (17/6) pukul 02.00 dini hari WIB.
Striker Real Madrid itu belakangan mendapat sorotan tajam terkait performa dan kepemimpinannya, baik di level klub maupun timnas. Kritik tersebut sempat dianggap oleh rekan setimnya, Ousmane Dembele, sebagai tindakan yang sudah "keterlaluan".
Dalam sesi wawancara dengan media Prancis Le Parisien, Mbappe sempat digoda oleh adik kandungnya sendiri, Ethan Mbappe, mengenai kemampuannya dalam membantu pertahanan. Mantan bintang PSG itu pun berlapang dada menerima masukan tersebut.
"Saya harus mengambil langkah ekstra (dalam bertahan) karena itu sangat penting bagi tim. Demi meraih kemenangan, saya siap melakukan apa saja dengan cara apa pun," ujar Mbappe, seperti dilansir TNT Sports.
Sorotan terhadap performa bertahan pemain berusia 27 tahun ini diperkuat oleh data statistik Opta, terutama bersama Real Madrid.
Sepanjang musim lalu di La Liga, ia berada di peringkat 1.350 dari 1.490 pemain di lima liga top Eropa dalam hal kombinasi intersep, blok, tekel, dan perebutan bola. Mbappe tercatat hanya melakukan 0,14 tekel per 90 menit-salah satu yang terendah di Eropa.
Kendati minim kontribusi bertahan, ketajaman Mbappe di panggung dunia tidak perlu diragukan. Ia telah mengemas 12 gol dari 14 laga Piala Dunia, termasuk hat-trick di final Piala Dunia 2022 melawan Argentina.
Satu gol tambahan di turnamen ini akan membawa Mbappe menyamai rekor Olivier Giroud sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Timnas Prancis.
Hal ini juga menjadi pembuktian pertama eks pemain AS Monaco ini dalam memimpin armada Didier Deschamps di ajang sebesar Piala Dunia dengan ban kapten di lengan.
(wiw/wiw)