Scaloni Hilang Kata-kata soal Hattrick Messi
Pelatih timnas Argentina Lionel Scaloni mengaku tak sanggup melukiskan kehebatan Lionel Messi setelah cetak hattrick dalam kemenangan Argentina 3-0 atas Aljazair pada laga pembuka Piala Dunia 2026, Rabu (17/6) pagi WIB.
Argentina mengawali perjuangan Gempita Bola Dunia 2026 dengan berjumpa Aljazair. Bermain di Stadion Kansas City, La Pulga jadi tokoh utama berkat trigol brilian.
Tak pelak Scaloni selaku juru latih kehabisan kata-kata sebagai bentuk takjubnya kepada bintang Argentina tersebut.
"Saya tidak punya kata-kata untuk menggambarkan Messi. Selama 20 tahun, dia telah membuat kami terbiasa melihat hal-hal seperti ini dan dia menginspirasi setiap orang yang menontonnya bermain," kata Scaloni usai laga.
"Kami akan menjalaninya satu pertandingan demi satu pertandingan. Tim senang; kami memberi waktu bermain kepada banyak pemain. Mudah-mudahan kami bisa memenangkan pertandingan berikutnya sehingga semua orang bisa berada di pertandingan ketiga babak penyisihan grup," tambahnya.
Messi memulai gol pembuka Tim Tango lewat aksi spektakuler dari luar kotak penalti. Tembakan kaki kirinya menerobos sisi kanan gawang yang dijaga putra Zinedine Zidane, Luca Zidane.
Pada gol kedua, pemain Inter Miami itu pandai mencari celah untuk memanfaatkan bola muntah hasil sepakan Alexis Mac Allister. Lantas gol ketiga La Albiceleste lahir saat Messi melayangkan tendangan khasnya yang mengarah ke sisi kiri bawah gawang Aljazair.
Di luar magis Messi, Scaloni mengaku Argentina sempat kesulitan meladeni Aljazair. Wakil Afrika itu memang terbukti memberi perlawanan sepadan dengan tidak memilih gaya main bertahan meski paham betul mereka berhadapan dengan juara bertahan Piala Dunia.
Apalagi, Scaloni juga mengaku masih dihantui mimpi buruk saat tumbang dari Arab Saudi dalam laga pembuka mereka di Piala Dunia Qatar 2022.
"Kami tahu kami akan kesulitan, mereka [Aljazair] adalah tim yang bermain bagus. Mereka melakukan pekerjaan yang hebat, itu adalah pertandingan yang sangat sulit terlepas dari skor akhir," ujar Scaloni.
"Pertandingan pertama selalu sulit; itu memengaruhi kami dalam beberapa hal. Kekalahan dari pertandingan pertama kami di Qatar masih ada di benak kami, tetapi hasil ini memberi kami ketenangan pikiran menjelang pertandingan selanjutnya," lanjut pelatih yang mempersembahkan trofi Piala Dunia 2022 untuk Tim Tango.
(afr/afr/jun)