PIALA DUNIA 2026

Gaya Bermain Inggris Berisiko dalam Cuaca Panas, Tuchel Tolak Berubah

CNN Indonesia
Rabu, 17 Jun 2026 22:45 WIB
Gaya Bermain Inggris Berisiko dalam Cuaca Panas, Tuchel Tolak Berubah
Manajer Timnas Inggris, Thomas Tuchel. (Action Images via Reuters/Andrew Couldridge)
Jakarta, CNN Indonesia --

Manajer Timnas Inggris, Thomas Tuchel, menegaskan tidak akan mengubah gaya bermain timnya demi menyiasati cuaca panas ekstrem selama gelaran Piala Dunia 2026.

Menurut pelatih asal Jerman ini, mengubah pakem bermain sama saja dengan mengorbankan kekuatan utama The Three Lions.

Sejak menukangi Inggris pada Januari 2025, Tuchel selalu menekankan kekagumannya pada aspek fisik khas sepak bola Inggris. Karakter bertenaga itulah yang mendasari pemilihan 26 pemain dalam skuadnya saat ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami memiliki kelompok pemain yang muda dan berani. Kami ingin aktif dengan bola. Mari kita tunjukkan karakter dan keyakinan kita," ujar pelatih berusia 52 tahun tersebut, seperti dilansir BBC.

Suhu tinggi di Amerika Serikat membuat FIFA memberlakukan water break di setiap pertandingan Piala Dunia 2026. Tuchel menilai aturan ini bisa mengubah jalannya laga sekaligus menjadi kesempatan bagi pelatih untuk memberikan instruksi taktis di tengah babak.

Beruntung bagi Inggris, laga perdana mereka melawan Kroasia akan digelar di Dallas Stadium, Texas, AS, salah satu stadion tertutup yang dilengkapi fasilitas pendingin ruangan (AC). Hal ini membuat Tuchel optimistis anak asuhnya bisa langsung menerapkan strategi menekan sejak awal laga.

Inggris sendiri bakal menghadapi Kroasia pada laga pembuka Grup L Piala Dunia 2026 pada Kamis (18/6) dini hari WIB.

Kendati demikian, mantan pelatih Chelsea itu tidak menampik para pemainnya sempat kepanasan saat menjalani pemusatan latihan di Kansas City. Namun, ia tetap teguh pada pendirian soal gaya bermain.

"Saya belum siap mengubah gaya bermain hanya karena faktor cuaca yang tidak bisa kami kendalikan. Itu hanya akan membuang-buang kelebihan yang kami miliki," tegas eks pelatih Chelsea tersebut.

Berdasarkan riset yang dilakukan FA saat gelaran Piala Dunia Antarklub tahun lalu, cuaca panas memang terbukti sedikit menurunkan volume dan intensitas sprint pemain sekitar 10 hingga 15 persen, namun tidak sampai mengubah esensi gaya bermain sebuah tim.

(wiw/wiw) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]