Nasib El Aynaoui lawan Skotlandia: Bibir Berdarah dan Jersey Robek
Jersey robek kembali mewarnai laga Piala Dunia 2026. Kali ini terjadi pada timnas Maroko saat menghadapi Skotlandia pada lanjutan babak penyisihan Grup C di Stadion Boston, Sabtu (20/6) pagi WIB.
Insiden kostum Maroko robek dialami oleh Neil El Aynaoui di babak kedua. Kostumnya langsung compang-camping ketika berebut bola dengan pemain Skotlandia sebelum menyambut sepak pojok.
Bahkan, bukan hanya jerseynya robek, melainkan ia juga bibir El Aynaoui terluka hingga berdarah akibat duel melawan pemain Skotlandia.
Ini bukan pertama kalinya jersey robek dalam laga Piala Dunia 2026. Sebelumnya, insiden itu dialami oleh pemain Ceko, Pavel Sulc lawan Korea pada laga perdana mereka di Grup A. Saat itu baju Pavel Sulc nampak rusak lebih parah karena tarik-menarik dengan lawan.
Jersey robek di Piala Dunia sekaligus jadi perhatian publik. Ragam pendapat mengaitkan insiden ini dengan berbagai penyebab.
Momen ini kerap terjadi dalam pertandingan sepak bola di pentas lainnya. Belum lama ini, jersey Erling Haaland juga robek parah saat membela Manchester City kontra Arsenal di Premier League.
Eks pemain Arsenal dan penggawa timnas Swiss, Granit Xhaka bahkan pernah dua kali mengalami jersey robek dalam pertandingan. Hal tersebut terjadi dua kali ketika membela klub dan tim nasional.
Saat masih membela Arsenal, jersey Granit Xhaka robek pada 2022 pada sebuah laga di Liga Europa. Sedangkan kala membela timnas Swiss, kostumnya rusak pada Euro 2016.
Hal ini jadi perbincangan hangat di media sosial. Warganet ramai-ramai menyoroti kualitas jersey dan intensitas pertandingannya.
(ikw/ikw/rhr)