Reaksi Ancelotti Usai Brasil Hajar Haiti, Ungkap Kondisi Raphinha
Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, buka suara soal perkembangan terbaru kondisi dua bintang di lini serang timnya, Raphinha dan Neymar, usai Selecao melumat Haiti 3-0 dalam laga Grup C Piala Dunia 2026 di Stadion Philadelphia, Amerika Serikat (AS).
Kabar tersebut membawa angin segar sekaligus kecemasan bagi juara dunia lima kali itu menjelang laga pamungkas Grup C melawan Skotlandia.
Sayap andalan Barcelona, Raphinha, terpaksa ditarik keluar lapangan pada babak pertama laga kontra Haiti setelah mengeluhkan masalah pada otot hamstring-nya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim medis Brasil yang dipimpin Dr. Rodrigo Lasmar sempat menunjukkan raut wajah khawatir saat melakukan pemeriksaan awal di pinggir lapangan kala laga Brasil versus Haiti masih berlangsung.
Ancelotti mengonfirmasi bahwa penyerang berusia 29 tahun itu akan menjalani pemeriksaan medis menyeluruh di base camp tim di New Jersey, AS, pada hari Sabtu ini.
"Raphinha akan dievaluasi besok. Saat ini kami belum tahu pasti apa yang terjadi," ujar Ancelotti, seperti dilansir The Mirror, Sabtu (20/6).
"Saya memasukkan Rayan karena dia punya kualitas yang baik, meski profilnya sedikit berbeda dengan Raphinha. Di level ini, detail-detail kecil seperti inilah yang menentukan masuknya seorang pemain," tambah pelatih berpaspor Italia ini.
Rekan setimnya, Lucas Paqueta, tidak bisa menyembunyikan rasa cemasnya atas cedera yang menimpa Raphinha. "Saya rasa kami semua khawatir. Kami berharap itu bukan cedera serius, tapi kami masih harus menunggu hasil tes medisnya," ungkap Paqueta.
Di tengah kecemasan soal Raphinha, Ancelotti membawa kabar gembira bagi publik Brasil terkait proses pemulihan Neymar. Setelah absen di dua laga awal akibat cedera betis, sang megabintang dipastikan siap merumput kembali untuk laga penentu kontra Skotlandia.
"Ya, Neymar akan menjalani latihan individu besok (Sabtu). Pada hari Senin, dia sudah akan bergabung dalam latihan penuh bersama tim, dan setelah itu dia akan siap untuk pertandingan melawan Skotlandia," tegas eks arsitek Real Madrid itu.
Kemenangan telak atas Haiti lewat brace Matheus Cunha dan satu gol dari Vinicius Jr. berhasil menghapus keraguan publik setelah Brasil tampil kurang meyakinkan saat ditahan imbang Maroko 1-1 di laga pembuka Grup C Piala Dunia 2026.
Brasil kini terlibat persaingan sengit dengan Maroko untuk memperebutkan status juara Grup C, yang kemungkinan besar akan ditentukan lewat selisih gol di laga terakhir.
"Semua pertandingan di Piala Dunia itu sulit. Apa yang kami percayai di CBF (Federasi Sepak Bola Brasil) adalah kami mampu bersaing dengan tim mana pun, termasuk Haiti maupun Prancis," kata Ancelotti membela komposisi skuadnya.
"Performa melawan Haiti adalah apa yang saya harapkan, meningkatkan kualitas, meminimalisasi kesalahan, dan memegang kendali penuh di lini belakang. Kami membaik, dan kami akan terus meningkat di laga berikutnya. Kami harus memanfaatkan fase grup ini agar bisa memulai fase gugur dengan kondisi terbaik," pungkasnya.
(wiw/wiw) Add
as a preferred source on Google