Manajer Honda Team Asia Soroti Masalah Penalti Veda Ega di Moto3 Ceko
Hiroshi Aoyama menyoroti kasus penalti yang dialami Veda Ega Pratama dalam Moto3 Ceko 2026 di Sirkuit Brno.
Veda mengakhiri sesi kualifikasi dengan menempati peringkat kedelapan, namun pembalap 17 tahun itu tidak akan start dari posisi kedelapan.
Veda harus start dari posisi ke-20 karena terkena penalti turun 12 posisi. Hukuman itu harus dijalani Veda lantaran dinilai memacu motor dengan lambat di sesi kualifikasi.
Ini bukan kali pertama Veda terkena penalti lantaran dinilai melambatkan motor. Dua pekan lalu di Moto3 Hungaria 2026, Veda kena hukuman long lap penalty karena melamban.
Aoyama pun memberi komentar soal permasalahan yang dua kali menimpa Veda.
"Veda punya performa yang sangat bagus dalam kualifikasi dan finis kedelapan pada Q2, yang menunjukan potensi dan kemajuan yang dia buat selama akhir pekan ini," ujar Aoyama dilansir dari rilis Honda Team Asia.
"Tapi sayangnya dia menerima penalti lagi soal berkendara secara lambat. Ini adalah sesuatu yang harus kami perbaiki karena kesalahan ini memengaruhi hasil akhir dan membuat situasi sulit yang sebetulnya tidak diperlukan dalam balapan," ucap mantan pembalap MotoGP itu.
Sementara Veda yang harus kembali menjalani hukuman dalam dua balapan beruntun juga bertekad menimba ilmu agar tidak mengulang kesalahan yang sama lagi.
"Saya melakukan kesalahan dengan mengendarai motor secara lambat dan saya terkena penalti lagi. Ini adalah sesuatu yang perlu saya pelajari krena membuat pekerjaan kami jauh lebih sulit besok [saat balapan]," kata Veda.
Menatap start dari posisi ke-20, Veda tetap merasa percaya diri bisa bersaing dengan para rival.
"Mulai dari posisi yang jauh di belakang berarti balapan akan lebih menantang, tetapi saya tahu saya memiliki kecepatan yang bagus. Saya akan tetap fokus, melakukan start yang baik, dan berjuang semaksikmal mungkin untuk merebut kembali posisi terbaik," tukasnya.
(nva/jun)