Apriyani dan Rian Ardianto Jalani Peran Baru di PBSI
Dua atlet pelatnas PBSI yakni Apriyani Rahayu dan Muhammad Rian Ardianto akan menjalani babak baru dalam kariernya.
Apriyani resmi berpindah haluan dari sektor ganda putri ke ganda campuran. Apri, sapaan akrabnya, diproyeksikan akan tampil bersama Dejan Ferdinansyah di turnamen-turnamen ke depan.
Terdekat Dejan/Apri bakal turun di ajang Taipei Open 2026 pada 28 Juli hingga 2 Agustus nanti.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelatih ganda campuran Rionny Mainaky menyambut positif kedatangan Apri di sektornya dan mendorong untuk secepatnya beradaptasi.
"Awalnya memang ada permintaan dari Dejan untuk mau berpasangan dengan Apri di ganda campuran dan Apri pun bersedia untuk pindah sektor. Saya diskusi dengan Karel (Mainaky), kepala pelatih dan Kabid Binpres akhirnya disetujui," ucap Rionny.
Lebih lanjut, Rionny memuji bahwa karakter Apri yang pekerja keras dan selalu berpikiran positif.
"Saat di Olimpiade Tokyo, saya sebagai Kabid Binpres saat itu mendampingi Apri (serta Greysia Polii) melihat bagaimana kerja kerasnya dia, fight-nya dia jadi sekarang ayo di sini kita lakukan sama-sama lagi seperti itu," harap Rionny.
Rionny menegaskan bahwa Dejan/Apri bukanlah pasangan coba-coba tapi akan ada target tinggi ke depan dan sebagai pemain yang berpengalaman, baik Dejan maupun Apri siap menjawab dengan komitmen tinggi dan tanggung jawab.
"Pasangan ini bukan coba-coba karena memang Dejan juga bukan kelas yang sembarangan, dia sudah bisa dan sudah pernah bersaing di atas. Jadi saya anggap kita punya peluang," sahut Rionny.
Dipasangkannya Dejan dengan Apri maka pasangan Dejan sebelumnya, Bernadine Anindya Wardana juga akan memiliki pasangan baru yaitu Verrell Yustin Mulia. Verrell/Bernadine juga dijadwalkan debut pada ajang Taipei Open 2026 mendatang.
Sedangkan Rian akan mempunyai pasangan baru untuk beberapa turnamen ke depan. Dia adalah Daniel Edgar Marvino. Rian/Daniel Edgar direncanakan debut pada ajang Taipei Open Super 300.
"Saya melihat potensi yang bagus dari Daniel Edgar tapi dia masih perlu mentor dan bimbingan di lapangan untuk meningkatkan kemampuannya," kata pelatih ganda putra, Antonius Budi Ariantho.
"Dengan pengalaman, jam terbang dan skill yang dimiliki Rian, saya harap Rian bisa membimbing Daniel Edgar untuk naik ke level yang lebih tinggi dan juga semoga Daniel Edgar bisa belajar banyak dari Rian," lanjut Anton.
(jal/rhr) Add
as a preferred source on Google
