Kata-kata Pelatih Jerman usai Dipermalukan Ekuador di Piala Dunia 2026
Pelatih Timnas Jerman, Julian Nagelsmann, menanggapi dengan tenang kekalahan 1-2 timnya dari Ekuador pada laga pamungkas fase grup Piala Dunia 2026, Jumat (26/6) dini hari WIB. Ia menegaskan timnya siap melupakan hasil minor tersebut dan langsung fokus menatap babak 32 besar.
Die Mannschaft, yang sebenarnya sudah dipastikan lolos ke babak 32 besar sebelum laga dimulai, harus menyerah dari Ekuador meski sempat unggul cepat lewat gol Leroy Sane. Di babak gugur nanti, Jerman dijadwalkan akan menghadapi salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik di Boston Stadium, Senin (30/6) mendatang.
"Kami harus belajar dari kekalahan ini dan berbenah, tetapi kami juga harus terus melangkah ke depan. Sangat penting bagi kami untuk memulai laga hari Senin nanti dengan baik," ujar Nagelsmann, seperti dilansir Reuters.
Nagelsmann menyoroti lini pertahanan dan mental anak asuhnya yang dinilai kurang tenang saat dalam posisi unggul. Hal itu yang membuat Ekuador mampu membalikkan keadaan.
"Ketika Anda memulai laga dengan sangat baik dan berhasil unggul, Anda harus lebih sabar untuk menemukan ruang dalam membangun serangan. Hari ini, kami sedikit kehilangan kendali setelah mencetak gol," jelas pelatih berusia 38 tahun tersebut.
Meski kalah, laga ini menjadi momen pembuktian bagi Leroy Sane. Sempat mendapat kritik tajam karena performanya yang tidak konsisten, Sane sukses mencetak gol pertamanya di Piala Dunia 2026 saat laga baru berjalan dua menit.
"Saya sangat senang untuknya. Sane berada di posisi yang tepat untuk mencetak gol dan ia melakukan persiapan yang sangat baik untuk laga ini," puji Nagelsmann.
Dalam pertandingan tersebut, Nagelsmann melakukan sejumlah rotasi, termasuk menarik keluar Aleksandar Pavlovic di jeda babak pertama dan Felix Nmecha pada menit ke-64. Namun, ia enggan menyalahkan penampilan para pemain pelapisnya.
"Itulah dilema seorang pelatih, Anda memasukkan satu pemain dan mengistirahatkan yang lain. Felix dan Pavlo bermain sangat baik, mereka memberikan awal yang bagus bagi tim. Saya sama sekali tidak berencana mendepak mereka ke bangku cadangan," tuturnya membela diri.
Mengenai komposisi starting line up untuk laga hidup-mati di babak 32 besar hari Senin nanti, mantan pelatih Bayern Munchen ini masih menutup rapat strateginya.
"Kami akan memantau sesi latihan pada hari Minggu sebelum mengambil keputusan baru. Dari sana, kita akan lihat siapa yang paling siap untuk turun sejak menit awal," pungkasnya.
(wiw/ptr)