Kata-kata Pelatih Iran Jelang Laga Melawan Mesir di Piala Dunia 2026
Sepanjang Piala Dunia 2026, Iran mengaku 'dizalimi' dengan pembatasan perjalanan ketat oleh tuan rumah Amerika Serikat (AS) imbas ambisi perang zionis Israel yang melancarkan perang terhadap negara mereka sejak 28 Februari.
Pembatasan tersebut telah mempengaruhi persiapan pertandingan para pemain serta istirahat dan pemulihan Iran sebelum dan sesudah pertandingan. Termasuk jelang pertandingan melawan Mesir yang berlangsung di Stadion Seattle, Amerika Serikat, Sabtu (27/6) pukul 10.00 WIB.
Saat dua pertandingan pembuka mereka melawan Selandia Baru dan Belgia, Iran hanya diizinkan untuk melakukan perjalanan ke tempat pertandingan mereka di AS dalam waktu 24 jam sebelum pertandingan. Mereka dipaksa AS kembali ke markas latihan mereka di Tijuana, Meksiko usai pertandingan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski otoritas AS telah melonggarkan pembatasan perjalanan menjelang pertandingan melawan Mesir, Pelatih Iran, Amir Ghalenoei mengaku timnya masih diganggu saat perjalanan dari markas mereka di Meksiko ke AS.
Gangguan tersebut disebut Ghalenoei sudah secara fisik mempengaruhi timnas Iran. Namun, Iran jelang pertandingan melawan Mesir dipastikan lebih bugar dan juga berada dalam posisi yang lebih baik.
"Tim lebih bugar. Kita akan bersikap positif. Kita tidak akan memikirkan masalah lain. Kita berupaya membawa kebahagiaan bagi rakyat kita," kata Ghalenoei mengutip Aljazeera, Jumat (26/6).
Mesir akan menghadapi Iran pada pemungkas babak penyisihan Grup G Piala Dunia 2026. Berikut jadwal siaran langsung Mesir vs Iran.
Duel Mesir vs Iran adalah penentu nasib kedua kubu menuju babak 32 besar. Mereka sama-sama belum mengamankan tiket ke fase berikutnya.
Saat ini Mesir masih memimpin klasemen sementara Grup G dengan empat poin. Sedangkan Iran ada di posisi kedua dengan dua angka.
Posisi klasemen akhir Grup G masih dinamis karena ada Belgia di peringkat ketiga dengan dua angka dan Selandia Baru di urutan terakhir dengan satu poin.
Jika Mesir menang, maka otomatis bakal keluar sebagai juara Grup G dan satu tempat di fase gugur. Namun apabila Iran menang, maka posisi Team Melli akan ditentukan juga oleh hasil Selandia Baru vs Belgia.
Karena itu, dinamisnya Grup G memaksa setiap peserta untuk habis-habisan pada laga terakhir. Mereka perlu menang agar tak perlu menanti hasil laga tim lain atau bahkan harus angkat koper dari Gempita Bola Dunia 2026.
Mesir dan Iran punya kekuatan cenderung seimbang. Mereka punya kolektivitas tinggi untuk memberi perlawanan berarti menghadapi lawan.
as a preferred source on Google


