PIALA DUNIA 2026

Pahlawan Timnas Meksiko Masih Lapar, Belum Puas Cuma Lolos 16 Besar

CNN Indonesia
Rabu, 01 Jul 2026 13:50 WIB
Soccer Football - FIFA World Cup 2026 - Round of 32 - Mexico v Ecuador - Estadio Azteca, Mexico City, Mexico - June 30, 2026
Mexico's Raul Jimenez celebrates scoring their second goal with Johan Vasquez and teammates next as Ecuador players look dej
Meksiko ketika mengalahkan Ekuador 2-0 di babak 32 besar Piala Dunia 2026. (REUTERS/Raquel Cunha)
Jakarta, CNN Indonesia --

Perjalanan fenomenal tim tuan rumah Meksiko di Piala Dunia 2026 terus berlanjut tanpa hambatan usai mengalahkan Ekuador 2-0 di babak 32 besar, Rabu (1/7) pagi WIB.

Berkat kemenangan di Stadion Azteca, Mexico City itu, skuad asuhan Javier Aguirre sukses melenggang ke babak 16 besar.

Laga Meksiko vs Ekuador sempat tertunda selama satu jam akibat cuaca buruk. Namun, penundaan tersebut justru membuat armada El Tri tampil kesetanan sejak peluit pertama dibunyikan.

Meksiko langsung menggempur pertahanan lawan secara bertubi-tubi. Gilberto Mora, Luis Romo, dan Raul Jimenez secara bergantian meneror gawang Ekuador di 15 menit awal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lini serang Meksiko yang agresif akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-22 berkat aksi memukau Julian Quinones. Stadion Azteca langsung bergemuruh, dan Quinones kembali membakar semangat suporter di tribun pada menit ke-32.

Pemain bernomor punggung 9 itu mengirimkan umpan matang yang diselesaikan dengan sempurna oleh penyerang senior, Raul Jimenez, untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0 atas Ekuador.

Penderitaan Ekuador semakin lengkap di masa injury time babak kedua. Bek andalan mereka, Piero Hincapie, diganjar kartu merah langsung oleh wasit setelah melakukan tindakan tidak terpuji dengan menutup mulutnya saat terlibat adu mulut dengan penyerang Meksiko, Santiago Gimenez.

Banner Gempita Bola 2026

Menariknya, satu-satunya kemenangan Meksiko dari 14 pertemuan sebelumnya melawan wakil Amerika Selatan di Piala Dunia terjadi saat melawan Ekuador pada edisi 2002 silam, di mana saat itu Meksiko juga berada di bawah kepemimpinan pelatih yang sama, Javier Aguirre.

Pahlawan kemenangan Meksiko, Julian Quinones, menegaskan bahwa performa impresifnya di laga tadi murni karena kerja keras tim.

"Kerja sama tim adalah yang paling penting hari ini. Anda bisa menonjol secara individu, tetapi itu hanya mungkin terjadi karena performa hebat tim. Itulah pola pikir kami. Kami harus terus berjuang sampai mendapatkan apa yang kami inginkan," ujar Quinones, seperti dilansir situs FIFA.

Gelandang Erik Lira menambahkan bahwa timnya tidak akan cepat puas dengan pencapaian sejauh ini. "Kami tahu Ekuador lawan yang sulit dan punya pemain kelas dunia. Namun kami berbicara di atas lapangan dan menunjukkan apa yang kami inginkan. Kami tidak akan puas dengan ini saja," tegas Lira.

Dengan hasil ini, Meksiko dan suporter fanatiknya akan kembali memadati Stadium Azteca, Mexico City, pada 5 Juli mendatang untuk melakoni laga babak 16 besar. Meksiko kini tinggal menunggu pemenang laga babak 32 besar lainnya antara Inggris melawan DR Kongo.

[Gambas:Video CNN]

(wiw/rhr) Add as a preferred
source on Google