Tatap Musim 2026/2027, PSGC Ciamis Resmi Jadi Tim Satelit Persib
Persib Bandung sepakat menjalin kolaborasi menjadikan PSGC Ciamis sebagai tim satelit dalam menghadapi Liga 2 musim 2026/2027.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan menjelaskan kolaborasi ini menjadi langkah strategis kedua klub dalam mendorong peningkatan kualitas tata kelola sepak bola di Jawa Barat.
Kolaborasi kedua klub dilakukan salah satunya melalui program pertukaran pengetahuan, yang berorientasi pada penguatan ekosistem sepak bola yang sehat dan berkelanjutan.
Lewat kerja sama ini, kata dia, PSGC Ciamis dan Persib akan saling berbagi pengalaman, pengetahuan, serta praktik-praktik terbaik dalam pengelolaan klub sepak bola profesional.
Sinergi tersebut diharapkan dapat menjadi pondasi yang kuat bagi percepatan transformasi organisasi, sekaligus meningkatkan daya saing kedua klub dalam menghadapi tantangan industri sepak bola yang terus berkembang.
"Kehadiran PSGC sebagai tim satelit Persib diharapkan mampu memperkuat jalur pengembangan pemain Persib, khususnya dalam memberikan ruang kompetisi yang ideal bagi para pemain muda potensial agar dapat terus berkembang melalui menit bermain yang kompetitif," ujar Adhitia, Rabu (1/7).
"Selain itu, sinergi ini juga diharapkan dapat mempercepat proses regenerasi pemain, memperluas kesempatan bagi talenta-talenta asal Jawa Barat untuk berkembang di level profesional, sekaligus memperkuat daya saing kedua klub dalam jangka panjang," sambungnya.
Adhitia mengatakan terdapat sejumlah bidang yang menjadi fokus utama dalam kolaborasi ini. Seperti manajemen administrasi dan tata kelola klub, pengembangan bisnis dan komersial, pembinaan pemain muda hingga match management dan pengalaman suporter.
"Persib meyakini bahwa kemajuan sepak bola tidak dapat dibangun sendiri. Dibutuhkan semangat kolaborasi, saling berbagi pengalaman, serta kemauan untuk tumbuh bersama antarklub. Karena itu, kami menyambut baik inisiatif dari PSGC Ciamis untuk bersama-sama belajar dan bertukar pengetahuan dalam upaya membangun tata kelola klub yang semakin profesional," kata Adhitia.
Selain itu, menurut Adhitia, kehadiran PSGC sebagai tim satelit Persib merupakan bagian dari visi jangka panjang untuk menciptakan sistem pembinaan pemain yang lebih komprehensif dan berkesinambungan.
"Melalui kolaborasi ini, kami ingin membangun jalur pengembangan pemain yang lebih terstruktur, sehingga para pemain muda memiliki ruang untuk terus berkembang melalui kompetisi yang berkualitas. Kami berharap sinergi antara Persib dan PSGC dapat menjadi model kolaborasi yang positif dalam memperkuat ekosistem sepak bola Jawa Barat sekaligus melahirkan lebih banyak talenta potensial bagi sepak bola Indonesia," bebernya.
Di sisi lain, Ketua Umum PSGC Ciamis, Herdiat Sunarya menyambut kolaborasi ini sebagai momentum penting dalam perjalanan transformasi klub. Sebab menurutnya, Persib telah menunjukkan berbagai hal positif dalam pengelolaan klub sepak bola profesional di Indonesia.
"Melalui kolaborasi ini menjadi kesempatan yang sangat berharga bagi kami untuk belajar dan menyerap berbagai pengalaman terbaik. Harapannya, PSGC tidak hanya mampu berprestasi di lapangan, tetapi juga memiliki fondasi organisasi, bisnis, dan tata kelola yang kuat, sehat, serta mandiri," jelasnya.
"Kami percaya, semangat untuk terus belajar dan berkolaborasi merupakan kunci untuk membangun PSGC yang semakin profesional dan membanggakan masyarakat Ciamis," pungkas Herdiat.
(csr/wiw)