3 VAR dan Drama 109 Menit Selamatkan Ronaldo dari Kisah Tragis
Drama 109 menit dan tiga VAR menjadi penyelamat Portugal dari kisah tragis seperti yang dialami Belanda dan Jerman di Piala Dunia 2026.
Portugal datang ke Piala Dunia 2026 dengan predikat calon juara. Skuad Selecao das Quinas sangat berbintang di setiap. Tak salah jika Portugal digadang jadi calon juara.
Rupanya, performa Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan jauh di atas harapan. Pada babak grup, Portugal menjadi runner up dari hasil sekali menang dan dua kali imbang.
Menjelang laga 32 besar, Portugal diyakini akan tampil lebih baik. Melawan Kroasia, awalnya permainan jawara UEFA Nations League 2025 tersebut menjanjikan.
Sayang pada babak kedua di Stadion Toronto pada Kamis (2/7) atau Jumat (3/7) WIB, penampilan Kroasia lebih baik. Pertahanan Portugal lebih banyak ditekan. Portugal seperti tim guram.
Ivan Perisic pun membobol gawang Portugal gol pada menit ke-53. Ronaldo lantas menyeimbangkan kedudukan menjadi 1-1 lewat penalti setelah wasit melihat VAR.
Pada menit ke-80, Kroasia kembali unggul lewat gol Luka Sucic, tetapi dianulir wasit. Wasit meyakini Sucic sudah berada dalam posisi offsiden sebelum membobol gawang Portugal.
Pada masa injury time, 90+4, Portugal memimpin 2-1 berkat gol Goncalo Ramos yang memanfaatkan assist Rafael Leao. Gol ini seperti akan menjadi akhir dari pertandingan.
Namun, drama tercipta. Masa injury time yang seharusnya 10 menit, bertambah sembilan menit. Ini terjadi karena banyak insiden di dalam lapangan, termasuk VAR atas gol Kroasia.
Gol itu tercipta pada menit ke-90+14 lewat Josko Gvardiol. Setelah ditinjau wasit lewat VAR, gol tersebut dianulir. Pertandingan pun dilanjutkan dengan intensitas masih tinggi.
Setelah wasit Espen Eskas meniup peluit panjang, segenap pemain dan ofisial Portugal sangat gembira. Nasib tragis yang hampir berada di depan mata akhirnya bisa dihindari berkat VAR.
(abs/ptr)