Unai Simon Patahkan Rekor 36 Tahun, Clean Sheet Terlama di Piala Dunia
Kiper utama Timnas Spanyol, Unai Simon, resmi mencatatkan namanya dalam buku sejarah penyelenggaraan Piala Dunia.
Unai Simon berhasil memecahkan rekor torehan tanpa kebobolan (clean sheet) terlama sepanjang sejarah turnamen usai membawa Spanyol menang telak 3-0 atas Austria di babak 32 besar, Jumat (3/7) dini hari WIB.
Hasil positif di Los Angeles tersebut menjadi clean sheet keempat secara beruntun bagi Simon sepanjang bergulirnya Piala Dunia 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kiper berusia 29 tahun itu kini tercatat tidak kebobolan selama 519 menit berturut-turut dalam penampilannya di dua edisi Piala Dunia terakhir. Catatan impresif ini mematahkan rekor berusia 36 tahun milik kiper legendaris Italia, Walter Zenga, yang membukukan 517 menit tanpa kebobolan pada Piala Dunia 1990 silam.
Meski bukan nama paling populer di turnamen ini, ketangguhan penjaga gawang andalan Athletic Bilbao tersebut di bawah mistar gawang, didukung kokohnya lini belakang Spanyol, sehingga sukses mengantarkannya memecahkan rekor dunia.
Sepanjang Piala Dunia 2026, gawang La Roja masih suci perawan. Simon bahkan tercatat hanya perlu melakukan empat kali penyelamatan dari empat laga. Saat bersua Austria, ia sama sekali tidak bekerja keras lantaran lima tembakan yang dilepaskan tim lawan tidak ada satu pun yang tepat sasaran.
"Saya sangat bangga padanya (Simon). Saya merasa dia sudah seperti anggota keluarga saya sendiri. Saya sangat bahagia untuknya," ujar pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, pascalaga, seperti dilansir ESPN.
Simon telah menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang Spanyol selama hampir setengah dekade terakhir. Ia sukses mempertahankan posisinya dari ancaman dua kiper top, David Raya dan Joan Garcia, yang berhasil menjuarai liga domestik bersama klubnya masing-masing di Eropa.
Di tingkat klub, Simon menghabiskan kariernya bersama Bilbao yang baru merasakan atmosfer Liga Champions musim lalu.
Keberhasilan Simon di panggung internasional tidak lepas dari performa apiknya serta kedekatan emosional dengan De la Fuente. Sang pelatih bergeming dari desakan publik yang memintanya memainkan kiper lain yang memiliki karier klub lebih mentereng.
Hubungan Simon dan De la Fuente sudah terajut sejak 2015, kala keduanya membawa Spanyol menjuarai Piala Eropa U-19 di Yunani. Kebersamaan itu berlanjut di tim kelompok umur hingga akhirnya bereuni di tim senior pada awal 2023. Sejak saat itu, De la Fuente membawa Spanyol masuk ke salah satu era tersukses mereka.
Di bawah asuhan De la Fuente, La Furia Roja hanya menelan satu kekalahan dari 37 laga kompetitif dan tidak terkalahkan dalam 35 pertandingan terakhir, termasuk kalah adu penalti dari Portugal di Nations League 2025. Bersama Simon di posisi kiper, Spanyol sukses mengawinkan gelar Nations League 2023 dan Piala Eropa 2024.
Dalam Piala Dunia yang berlangsung di Amerika Utara ini, belum ada satu pun pemain lawan yang mampu menaklukkan Unai Simon. Dari empat tim yang sudah dihadapi Spanyol, hanya Uruguay yang mampu melepaskan lebih dari satu tembakan tepat sasaran.
"Simon punya peran yang sangat besar dalam kemenangan ini, tetapi ini bukan hanya tentang individu. Ini tentang kerja keras seluruh tim dalam menggalang pertahanan," tutur De la Fuente.
Pada awal babak kedua melawan Austria, Unai Simon juga resmi melewati rekor clean sheet milik legenda Spanyol, Iker Casillas, yang dicetak pada rentang Piala Dunia 2010 dan 2014.
Di babak 16 besar Piala Dunia 2026, Unai Simon akan mendapat tantangan besar, karena Spanyol berjumpa dengan Portugal, yang dikenal punya sederet pemain berkualitas untuk urusan mencetak gol.
(wiw/sry) Add
as a preferred source on Google
