Meksiko vs Inggris di Ketinggian 2.040 MDPL, Apa Efeknya Buat Atlet?

CNN Indonesia
Minggu, 05 Jul 2026 14:52 WIB
Stadion Azteca berada pada ketinggian lebih dari 2.000 meter di atas permukaan laut. (REUTERS/Henry Romero)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pertandingan Meksiko vs Inggris dalam 16 besar Piala Dunia 2026 akan berlangsung di Stadion Azteca yang berada pada ketinggian 2.040 meter di atas permukaan laut.

Meksiko dan Inggris berupaya menjaga harapan lolos ke perempat final dan mendekati laga puncak Piala Dunia kali ini. El Tri mengincar kesuksesan perdana, sedangkan Inggris menargetkan bintang kedua.

Laga keempat babak 16 besar Piala Dunia 2026 bakal berlangsung di stadion yang sudah pernah menjadi tuan rumah Piala Dunia pada edisi 1970 dan 1986.

Setelah kemenangan Inggris atas RD Kongo pada babak 32 besar, pelatih Thomas Tuchel menyinggung akan ada banyak tantangan yang menunggu anak asuhnya terkait ketinggian lokasi pertandingan.

"Tentu saja akan menjadi kerugian besar karena kita tidak dapat beradaptasi secara fisik dalam empat hari. Itu mustahil," kata Tuchel.

Satu hari menjelang pertandingan, dalam konferensi pers resmi sebelum laga Meksiko vs Inggris, Tuchel mengaku sedikit pusing setelah sehari bermalam di Mexico City.

Lantas sebenarnya apa yang terjadi ketika bermain sepak bola di daerah ketinggian?

Di daerah yang berlokasi di ketinggian sekitar 2.000-an meter, seperti Mexico City, udara akan lebih tipis.

Ketinggian di Mexico City mengganggu kapasitas aerobik karena lebih sedikit yang larut secara fisik ke dalam darah sehingga tubuh sulit mendorong oksigen ke dalam sel.

Dengan kata lain setiap tarikan napas memberi lebih sedikit oksigen ke tubuh.

Dilansir dari Aljazeera, bagi atlet sepak bola ini berarti akan terjadi peningkatan detak jantung, sesak napas, dehidrasi, kelelahan yang lebih cepat dan intens, serta pemulihan yang tertunda.

Selain itu di udara yang lebih tipis bola juga menjadi lebih ringan karena hambatan yang lebih kecil. Dengan demikian bola bisa melaju lebih cepat serta lebih jauh. Ini akan memengaruhi operan dan tembakan.

Kiper bakal menghadapi tantangan lebih serius lantaran harus mengantisipasi perputaran dan laju bola yang lebih cepat baik dalam tembakan atau umpan lambung.

"Mungkin bola akan bergerak lima meter lebih jauh dari biasanya," kata Tuchel.

[Gambas:Video CNN]

(nva/rhr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK