Persebaya Resmi Rekrut Yuran Fernandes
Persebaya Surabaya resmi mendatangkan bek tengah Yuran Fernandes untuk memperkuat lini pertahanan menjelang Super League 2026/2027. Pemain asal Cape Verde berusia 31 tahun itu diperkenalkan sebagai bagian dari skuad Green Force pada Senin (6/7).
Yuran sebelumnya dikenal sebagai ikon sekaligus kapten PSM Makassar. Ia sempat membawa Juku Eja menjuarai Liga 1 musim 2022/2023 dan tercatat sebagai bek tersubur klub tersebut.
Kini, manajemen Persebaya mengikat Yuran dengan kontrak berdurasi multiyears, menjadikannya andalan tak hanya untuk musim ini, tetapi juga proyeksi jangka panjang tim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sangat senang bisa bergabung dengan Persebaya. Ini kesempatan yang baik bagi saya untuk menjalani tantangan baru dalam karir. Saya datang ke sini dengan semangat dan motivasi besar untuk memberikan yang terbaik bagi tim," kata Yuran melalui keterangan tertulis.
Nama Yuran bukan sosok asing di sepak bola Indonesia. Sebelum berlabuh di Surabaya, ia menghabiskan empat musim bersama PSM Makassar dan menjadi salah satu pilar utama pertahanan tim tersebut. Musim lalu, ia mencatatkan 5 gol dan 1 assist dari 26 penampilan.
Setelah empat tahun berada di lingkungan yang sama, Yuran menilai saat ini adalah waktu yang tepat untuk membuka lembaran baru dalam perjalanan kariernya.
"Salah satu alasan utama saya datang ke Persebaya karena ingin merasakan tantangan dan pengalaman baru. Setelah beberapa tahun berada di lingkungan yang sama, saya merasa ini waktu yang tepat untuk mengambil langkah baru dan berkembang lebih jauh sebagai pemain," ujarnya.
Di level internasional, Yuran pernah membela Timnas Cape Verde meski tak masuk skuad yang tampil di Piala Dunia 2026. Ia mendapat panggilan pertama ke skuad Cape Verde pada Maret 2025 untuk kualifikasi Piala Dunia 2026, dan resmi melakoni debut pada 29 Mei 2025 saat timnya bermain imbang 1-1 melawan Malaysia di Kuala Lumpur.
Sepanjang 2025, ia beberapa kali dipanggil pelatih Pedro Leitão Brito untuk memperkuat lini belakang Cape Verde dalam sejumlah laga FIFA Matchday dan kualifikasi Piala Dunia Zona Afrika.
Namun ketika Cape Verde mencatatkan sejarah lolos ke Piala Dunia 2026, nama Yuran tak masuk skuad final, posisinya kian tergeser ke bangku cadangan hingga akhirnya tak lagi dipanggil sejak akhir 2025.
Kini fokus Yuran sepenuhnya tertuju pada target bersama Green Force. Ia bertekad memberikan kontribusi maksimal agar Persebaya mampu bersaing di papan atas klasemen.
"Target pribadi saya adalah memberikan kemampuan terbaik yang saya miliki dan membantu tim meraih hasil maksimal. Saya ingin berkontribusi sebanyak mungkin agar Persebaya bisa mencapai posisi yang lebih baik," tegasnya.
Dengan pengalaman menjuarai Liga 1 dan jam terbang di kompetisi internasional, Yuran diharapkan mampu memberi stabilitas di lini belakang sekaligus menjadi figur penting bagi Bajol Ijo dalam menghadapi ketatnya persaingan Super League 2026/2027.
as a preferred source on Google


