Generasi Emas Belgia Tutup Kisah dengan Kegagalan di Piala Dunia 2026

CNN Indonesia
Sabtu, 11 Jul 2026 08:30 WIB
Belgia terhenti di babak perempat final Piala Dunia 2026. ( REUTERS/Hannah McKay)
Jakarta, CNN Indonesia --

Belgia tersingkir di babak perempat final Piala Dunia 2026 usai kalah dari Spanyol. Hal ini menandai kisah Generasi Emas Belgia yang menutup perjalanan mereka dengan kegagalan.

Generasi Emas Belgia disematkan pada rombongan Romelu Lukaku dan kawan-kawan di era 2010-an ketika satu per satu pemain muda Belgia bisa mencuri perhatian di banyak klub besar. Mereka dianggap sebagai generasi terbaik Belgia yang bisa membawa negara tersebut bersaing kompetitif dengan negara lainnya.

Ada nama Vincent Kompany, Eden Hazard, Marouane Fellaini, Kevin De Bruyne, Dries Mertens, Adnan Januzaj, Thomas Vermaelen, Toby Aderweireld, dan banyak lainnya. Mereka membuat Belgia bertabur bintang dan punya lapisan yang dalam.

Setelah menembus perempat final Piala Dunia 2014, Belgia bisa merebut peringkat tiga di Piala Dunia 2018. Empat tahun berselang, Belgia gagal total karena tak mampu lolos fase grup.

Di Piala Dunia 2026, hanya tinggal tersisa segelintir anggota Generasi Emas Belgia. Lukaku, De Bruyne, Axel Witsel, dan Thibaut Courtois adalah mereka yang masih bertahan.

Dari deretan pemain tersebut, Courtois masih mengisi posisi pemain inti, begitu juga dengan De Bruyne. Romelu Lukaku bertindak sebagai pemain cadangan namun ia bisa mencetak tiga gol di Piala Dunia 2026.

Namun ambisi sisa-sisa generasi emas akhirnya sirna. Belgia tampil cukup bagus dengan menapak ke babak semifinal namun mereka tak mampu melewati adangan Spanyol.

Dengan tersingkirnya Belgia di perempat final Piala Dunia 2026, hal ini bisa jadi perpisahan getir bagi pasukan Generasi Emas Belgia. Dari daftar pemain yang ada, mungkin hanya Courtois yang bisa dibilang masih punya peluang untuk kembali main empat tahun mendatang bila merujuk performa saat ini.

[Gambas:Video CNN]

(ptr/sry)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK