Seribu Orang Ikut Senior Happy Run 5K 2026, Banyak Berusia 60-70 Tahun

CNN Indonesia
Minggu, 12 Jul 2026 09:04 WIB
Senior Happy Run 5K 2026 sukses digelar oleh Paguyuban Pensiunan Pariwisata (PARAPENSPAR) dengan diikuti 1.000 peserta. (CNN Indonesia/Endrapta Pramudhiaz)
Jakarta, CNN Indonesia --

Senior Happy Run 5K 2026 sukses digelar oleh Paguyuban Pensiunan Pariwisata (PARAPENSPAR) dengan diikuti 1.000 peserta. Senior Happy Run 5K 2026 disebut ajang lari pertama di Jakarta bagi masyarakat berusia 50 tahun ke atas.

Dewan Pembina PARAPENSPAR yang merupakan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif periode 2011-2014 Sapta Nirwandar mengungkap peserta senior yang ambil bagian banyak berasal dari kalangan usia 60 hingga 70 tahun.

"Untuk pertama kali ini 1.000 orang. 1.000 orang ini juga cukup besar karena biasanya ratusan orang saja. Cukup bagus dan banyak yang di atas 60-70 tahun," kata Sapta ketika ditemui di halaman Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta Pusat, Minggu (12/7).

Sapta mengatakan Senior Happy Run digelar sebagai wadah bagi masyarakat senior yang telah melalui perjalanan karier panjang agar tetap aktif berolahraga.

Menurut dia, konsep ajang lari ini mengedepankan unsur kebahagiaan, sehingga peserta tidak dituntut menjadi yang tercepat menyelesaikan lintasan.

"Ini sebetulnya ada kata-kata happy. Jadi tidak selalu yang cepat ke depan. Ada yang di belakang-belakang, yang penting mereka berpartisipasi, mereka ikut sehat. Ada yang jalan juga, tidak ada masalah," ujar Sapta.

Senior Happy Run 5K 2026 sukses digelar oleh Paguyuban Pensiunan Pariwisata (PARAPENSPAR) dengan diikuti 1.000 peserta. Senior Happy Run 5K 2026 disebut ajang lari pertama di Jakarta bagi masyarakat berusia 50 tahun ke atas. (CNN Indonesia/Endrapta Pramudhiaz)

Ia berharap jumlah peserta dapat meningkat menjadi 5 ribu orang pada penyelenggaraan tahun depan yang bertepatan dengan peringatan lima abad Jakarta.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Senior Happy Run 5K 2026 Oni Yulfian mengatakan persiapan acara telah dimulai sejak Oktober tahun lalu dengan sejumlah penyesuaian jadwal hingga akhirnya kegiatan dapat diselenggarakan.

Menurut dia, peserta menempuh jarak sekitar 4,2 kilometer dengan dukungan dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta, kepolisian, serta marshal di sepanjang rute.

Rute dirancang melingkari kawasan Jakarta Pusat. Peserta dilepas dari halaman Gedung Sapta Pesona di Jalan M.H. Thamrin, kemudian melintasi Jalan Medan Merdeka Barat menuju kawasan Monas, berlanjut ke Jalan Medan Merdeka Selatan, dan kembali ke Jalan M.H. Thamrin hingga garis finish di titik awal.

Oni menjelaskan panitia juga menerapkan pemeriksaan kesehatan secara berlapis. Saat pendaftaran, peserta diminta menyampaikan riwayat kesehatan, kemudian kembali diperiksa ketika mengambil nomor BIB.

"Alhamdulillah dari sekian yang mendaftar, semuanya boleh lari," ujar Oni.

Dia menambahkan sebagian besar peserta memang telah terbiasa berlari atau berjalan kaki secara rutin, sehingga dinilai mampu menyelesaikan rute yang telah disiapkan.

"Kami juga memperhatikan bahwa mereka itu berlari sudah menjadi kebiasaan. Walaupun senior sudah hampir tiap hari berlari atau berjalan, jadi cukup aman untuk para pelari berlari 4,2 kilometer," ujar Oni.

(dhz/end)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK