Striker Spanyol soal Jabat Tangan Trump: Saya Tak Mau Dipenjara

CNN Indonesia
Minggu, 19 Jul 2026 23:01 WIB
Soccer Football - FIFA World Cup 2026 - Spain training - Melanie Lane Training Grounds, East Hanover, New Jersey, U.S. - July 16, 2026 Spain's Borja Iglesias during training IMAGN IMAGES via Reuters/Vincent Carchietta
Borja Iglesias enggan menolak jabat tangan Donald Trump di final Piala Dunia 2026. (Reuters/VINCENT CARCHIETTA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Striker Spanyol Borja Iglesias berseloroh takut dipenjara jika menolak jabat tangan presiden Amerika Serikat Donald Trump di final Piala Dunia 2026.

Trump dijadwalkan hadir di Stadion New Jersey untuk menyerahkan trofi World Cup kepada juara Piala Dunia 2026, Minggu (20/7) dini hari WIB.

Jika Spanyol berhasil menaklukkan Argentina di laga final, maka Iglesias berpeluang bersalaman langsung dengan Trump.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemain 33 tahun itu dikenal aktif dalam isu sosial dan politik. Ia juga lantang berbicara soal kontroversi presiden Federasi Sepak Bola Spanyol Luis Rubiales soal kasus pelecehan seksual karena mencium paksa pemain timnas putri Spanyol, Jenni Hermoso, dalam perayaan gelar Piala Dunia Wanita 2023.

Iglesias, yang bermain untuk Celta Vigo, juga dikenal aktif menyuarakan kemerdekaan Palestina. Ia juga pernah mengecat hitam kukunya sebagai dukungan Black Lives Matter dan menentang homofobia.

Kini, ia dihadapkan dengan kemungkinan bertemu Trump. Sebuah momen yang sebenarnya tak ingin dilakukan Iglesias.

"Saya tidak ingin masuk penjara," cetus Iglesias menjawab pertanyaan soal kemungkinan menjabat tangan Trump seusai laga final Piala Dunia 2026.

"Saya berharap dapat bertemu dengannya pada saat kita semua dalam keadaan sangat bahagia sehingga itu akan berlalu dengan cepat dan saya dapat melupakannya," ujar Iglesias menambahkan.

Iglesias sadar pertanyaan jurnalis bisa memicu kontroversi jika ia tidak merespons dengan komentar bijaksana.

"Saya rasa ini bukan waktu yang tepat untuk menciptakan kontroversi. Orang-orang paham sekali apa yang saya pikirkan. Saya ingin melakukan banyak hal, tetapi kenyataannya adalah meskipun orang-orang berpikir saya punya kuasa, tapi saya tidak memiliki kekuatan sebesar itu untuk menangani hal-hal tertentu," ujar Iglesias.

Banner Gempita Bola 2026

Iglesias jadi bagian skuad La Furia Roja setelah musim lalu moncer bersama Celta Vigo dengan torehan 18 gol. Namun, ia harus puas jadi pelapis di Piala Dunia edisi kali ini.

Sejauh ini Iglesias baru tampil tiga kali di sepanjang turnamen akbar ini dengan total penampilan 73 menit. Kemungkinan besar ia akan menjadi pelapis Mikel Oyarzabal saat Spanyol berhadapan dengan Argentina di final Piala Dunia 2026.

[Gambas:Video CNN]

(jun/jun/nva) Add as a preferred
source on Google