Rodri Tak Menyangka Raih Golden Ball, Tanpa Cetak Gol dan Assist
Gelandang jangkar Timnas Spanyol, Rodri, sukses menyabet penghargaan Bola Emas atau Golden Ball sebagai Pemain Terbaik Piala Dunia 2026, mengalahkan dua megabintang dunia, Lionel Messi dan Kylian Mbappe.
Keberhasilan Rodri meraih gelar individu bergengsi tersebut terbilang luar biasa. Pemain berusia 30 tahun itu dianugerahi Bola Emas meskipun tidak mencatatkan satu pun gol maupun assist dalam delapan pertandingan yang dilakoni Spanyol sepanjang turnamen.
Kendati demikian, statistik Rodri mencatatkan rekor umpan sukses dan jarak tempuh lari tertinggi dibandingkan pemain mana pun di Piala Dunia edisi kali ini. Ketenangan dan ketangguhannya di lini tengah menjadi fondasi utama kejayaan La Furia Roja hingga berhasil mengangkat trofi juara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam rilis resminya, FIFA menyatakan bahwa "kemampuan Rodri dalam menghubungkan lini belakang dan depan, intersep krusial, serta akurasi umpan yang sangat presisi memainkan peran vital dalam keberhasilan Spanyol menguasai dunia."
Pada laga final melawan Argentina, bintang Manchester City tersebut tampil dominan dengan mengemas 101 umpan sukses dari 105 percobaan, memenangi 80 persen duel, dan menciptakan dua peluang emas. Kerja kerasnya menjadi faktor kunci Spanyol hanya kebobolan satu gol dalam delapan laga.
Prestasi ini mengukuhkan nama Rodri dalam jajaran elite sejarah sepak bola. Ia kini sejajar dengan para legenda seperti Franz Beckenbauer, Gerd Muller, dan Zinedine Zidane sebagai pemain yang berhasil mengawinkan gelar Piala Dunia, Piala Eropa, Liga Champions, dan Ballon d'Or.
"Ini terasa seperti naskah film yang sempurna. Saya sungguh tidak pernah menyangka hal ini," ujar Rodri emosional usai menerima penghargaan, seperti dilansir The National News.
"Saya ingin generasi muda melihat bahwa seorang pemain yang pernah menyentuh langit, lalu jatuh ke neraka [akibat cedera], bisa bangkit kembali. Ini adalah pelajaran tentang cara bangkit dari kesulitan."
"Kami sangat bahagia. Skuad ini sungguh luar biasa. Kami kini menjadi juara dunia dua kali. Ini adalah turnamen tersulit dalam sejarah Piala Dunia. Kami berhasil mengalahkan tim hebat Argentina yang diperkuat Messi, pemain terbaik sepanjang sejarah," tambahnya.
Sementara itu, penyerang Prancis Kylian Mbappe mengukir sejarah sebagai pemain pertama yang berhasil memenangi penghargaan Sepatu Emas atau Golden Boot Piala Dunia sebanyak dua kali.
Mbappe menutup turnamen dengan koleksi 10 gol setelah mencetak brace (dua gol) dalam kekalahan dramatis Prancis 4-6 dari Inggris pada laga perebutan tempat ketiga, Sabtu (18/7).
Dominasi Spanyol di panggung penghargaan individu makin lengkap setelah kiper Unai Simon dianugerahi Sarung Tangan Emas (Golden Glove) dan bek muda Pau Cubarsi menyabet gelar Pemain Muda Terbaik FIFA (FIFA Best Young Player).
(wiw/jun) Add
as a preferred source on Google
