PIALA DUNIA 2026

Gavi Akhirnya Buka Suara usai Ribut dan Nyaris Ditonjok Paredes

CNN Indonesia
Rabu, 22 Jul 2026 05:10 WIB
Soccer Football - FIFA World Cup 2026 - Final - Spain v Argentina - New York/New Jersey Stadium, East Rutherford, New Jersey, U.S. - July 19, 2026 Argentina's Leandro Paredes clashes with Spain's Gavi next to assistant coach Walter Samuel IMAGN IMAGE
Pemain Spanyol, Gavi terjungkal setelah nyaris ditonjok gelandang Argentina, Leandro Paredes di final Piala Dunia 2026. (IMAGN IMAGES via Reuters/JAMES LANG)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemain timnas Spanyol, Gavi akhirnya buka suara terkait insiden dengan gelandang Argentina, Leandro Paredes setelah laga final Piala Dunia 2026, Senin (20/7) dini hari WIB.

Gavi nyaris kena tonjok Paredes setelah keributan pecah antara pemain Spanyol dan Argentina. Keributan ini bermula dari bek kanan Argentina, Nahuel Molina yang memukul dada kapten Spanyol, Rodri ketika berlari merayakan kemenangan La Furia Roja dengan skor 1-0 atas Argentina di Stadion New York, New Jersey, Amerika Serikat.

Tidak lama setelah itu, Leandro Paredes mendorong lalu mencekik Eric Garcia. Keributan Garcia dengan Paredes dilerai Lionel Scaloni.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akan tetapi sejumlah staf dan pemain Argentina lain ikut terlibat dalam keributan itu. Ada yang memegangi Gavi. Paredes kemudian mendorong dan menunjukkan gestur nyaris memukul Gavi hingga terjungkal ke rumput.

"Menurut saya, mereka tidak seharusnya dijatuhi sanksi larangan bermain. Saya paham hal itu bukan contoh yang baik bagi anak-anak tetapi menurut saya ada sisi sepak bola yang memang agak keras," ucap Gavi dalam sesi wawancara ketika kembali ke tempat kelahiran di Los Palacios y Villafranca, Sevilla seperti dilansir dari media Spanyol Sport.

"Mungkin tindakan yang paling masuk akal bagi saya adalah mengeluarkannya dari lapangan saat pertandingan dan cukup sampai disitu saja. Seperti yang saya katakan, pada akhirnya menurut saya itu adalah bagian dari sepak bola dan memang begitulah adanya," kata Gavi melanjutkan.

FIFA sendiri telah memastikan akan melakukan investigasi buntut keributan yang terjadi setelah pertandingan Spanyol vs Argentina.

Mengacu Kode Disiplin FIFA, sebagaimana dilansir dari media Spanyol Mundo Deportivo, Paredes terancam sanksi larangan minimal tiga pertandingan pertandingan karena perilaku agresifnya.

"Setidaknya tiga pertandingan atau jangka waktu yang sesuai untuk menyerang [termasuk menyikut, meninju, menendang atau menggigit; meludah atau memukul] lawan," begitu bunyi Kode Disiplin FIFA seperti ditulis Mundo Deportivo.

[Gambas:Video CNN]

(jal) Add as a preferred
source on Google