Sesal Asisten Pelatih Argentina Serang Dani Olmo, Bantah Memukul

CNN Indonesia
Kamis, 23 Jul 2026 15:55 WIB
Asisten pelatih Argentina, Roberto Ayala saat berdebat dengan pemain Spanyol, Eric Garcia. (REUTERS/Hannah McKay)
Jakarta, CNN Indonesia --

Asisten pelatih timnas Argentina, Roberto Ayala mengungkapkan alasan dirinya menyerang pemain Spanyol, Dani Olmo usai laga final Piala Dunia 2026.

Dilansir dari NDTV, Ayala meminta maaf karena emosinya tersulut dalam insiden yang terjadi usai Argentina takluk 0-1 dari Spanyol. Ia mengaku menyesal atas apa yang dilakukannya kepada Olmo.

"Tentu saja saya menyesal. Mengingat posisi saya, saya tidak boleh membiarkan perasaan - atau apa pun yang mungkin saya terima dari pihak lawan - mengubah suasana hati maupun tindakan saya. Saya menyesal, tetapi bagi saya, hal-hal semacam itu cukup sampai di situ saja," ucap Ayala.

"Menurut saya, kita harus bisa melupakan kejadian itu dan meninggalkannya di belakang. Itu lebih berupa dorongan daripada hal lain - bukan pukulan seperti yang mereka katakan. Itu adalah reaksi atas ucapannya [Olmo], tetapi hanya sebatas itu. Jika bertemu dengannya tentu saja saya akan meminta maaf secara langsung."

Ayala memastikan aksi yang dilakukan oleh para pemain Argentina tidak menjadi cerminan perilaku skuad Albiceleste yang sebenarnya.

"Sayang sekali hal itu harus terjadi; kita harus menerima kenyataan dan mengaku tindakan kita di lapangan. Saat pertandingan selesai, yang saya lihat adalah keributan di tengah lapangan," ucapnya.

"Kami bergegas menghampiri para pemain kami, dan akhirnya kejadian itu pun terjadi, padahal itu bukanlah cerminan diri kami yang sebenarnya."

Keributan antara pemain Spanyol dengan pemain serta ofisial Argentina memang jadi perhatian usai final Piala Dunia 2026. FIFA bahkan memastikan sedang melakukan investigasi atas keributan yang terjadi.

[Gambas:Video CNN]

(jal/rhr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK