Thierry Henry Bongkar Rahasia Spanyol Kuasai Panggung Sepak Bola Dunia
Keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 dinilai tak lepas dari konsistensi filosofi permainan yang diterapkan secara seragam di seluruh level kelompok umur.
Legenda Prancis Thierry Henry menilai Spanyol memiliki keunggulan mutlak karena memegang teguh filosofi dan sistem permainan yang sama. Keseragaman itu diterapkan pada tim putra, putri, hingga kelompok usia.
"Di setiap level, mereka bermain dengan cara yang sama. Inilah alasan mengapa mereka mendominasi sepak bola dunia di setiap tingkatan," kata Henry dilansir dari ESPN.
"Tidak masalah tim putra atau putri, mereka menghadapinya dengan cara yang sama. Saat seorang pemain baru masuk, bahkan untuk penampilan perdana, mereka sudah tahu sistemnya karena mereka memainkan sistem yang sama," katanya melanjutkan.
Pernyataan Henry dilontarkan seiring sukses besar Spanyol menjuarai Piala Dunia usai menaklukkan Argentina lewat gol tunggal Ferran Torres. Hasil ini membuat La Roja mencatat rekor sebagai negara pertama yang meraih juara Piala Dunia putra dan putri secara bersamaan.
Dominasi tersebut juga diikuti tim Matador level kelompok umur. Sepanjang musim ini, Spanyol sukses menyapu bersih gelar juara Euro U-19 untuk kategori putra dan putri.
Kunci keberlanjutan prestasi La Furia Roja terletak pada investasi besar di sektor kepelatihan serta pembinaan usia muda yang terstruktur. Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) juga mencetak sejumlah pelatih berlisensi UEFA A dan Pro tertinggi di Eropa.
Kurikulum yang mengusung filosofi possession, positioning, dan pressing diimplementasikan secara merata dari akademi klub hingga tim nasional.
Pengaruh filosofi tersebut turut melahirkan deretan pelatih top Spanyol yang kini menguasai kompetisi papan atas Eropa, seperti Mikel Arteta, Unai Emery, Xabi Alonso, Francesc Fabregas hingga Andoni Iraola.
Keseragaman sistem inilah yang dinilai membuat Spanyol terus melahirkan generasi emas secara berkelanjutan. Maka dari itu, tak berlebihan jika Spanyol dijadikan tolok ukur standar sepak bola modern saat ini.
(afr/afr/jun)