Surat Terbuka Mbappe untuk Rakyat Prancis usai Piala Dunia

CNN Indonesia
Selasa, 28 Jul 2026 09:57 WIB
Soccer Football - FIFA World Cup 2026 - Bronze Final - France v England - Miami Stadium, Miami Gardens, Florida, U.S. - July 18, 2026  France's Kylian Mbappe reacts REUTERS/Carlos Barria
Kylian Mbappe ucapkan terima kasih kepada fans Prancis di Piala Dunia 2026. (REUTERS/Carlos Barria)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kylian Mbappe menyampaikan pesan emosional kepada seluruh rakyat Prancis setelah perjalanan timnas mereka di Piala Dunia 2026 berakhir tanpa trofi.

Melalui surat terbuka yang dibagikan di media sosial pada Senin (27/7), kapten Timnas Prancis itu mengungkapkan rasa bangga, kekecewaan, sekaligus terima kasih kepada rekan setim dan para suporter yang terus memberikan dukungan.

Meski gagal membawa pulang trofi juara, Mbappe mengaku bangga dengan perjuangan yang telah diberikan seluruh tim selama turnamen berlangsung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penyerang berusia 27 tahun itu juga menyebut penghargaan Sepatu Emas yang diraihnya tidak akan terasa sempurna tanpa gelar juara dunia. Berikut isi surat terbuka Kylian Mbappe yang diunggah di media sosial.

[Gambas:Instagram]

"Terima kasih. Sebulan penuh emosi. Mendorong diri kita melampaui batas. Bangga mengenakan warna Prancis. Kita tidak membawa pulang trofi tim. Ini menyakitkan dan akan terasa sakit untuk sementara waktu, aku tidak akan berbohong padamu tentang itu.

Aku bangga memenangkan Sepatu Emas, tetapi akan jauh lebih baik jika kita juga mendapatkan trofi.

Mungkin kita berutang akhir yang lebih baik padamu. Tetapi kita tidak selalu bisa memilih bagaimana cerita berakhir; kita memilih apa yang kita masukkan ke dalamnya, dan kita memberikannya kepada semua orang. Itu adalah sesuatu yang bisa kita lakukan. Saya bangga.

Terima kasih kepada rekan-rekan setim saya. Tanpa kerja keras mereka, lari mereka, umpan mereka, tanpa semangat tim yang membawa kami dari pertandingan pertama hingga terakhir, saya tidak akan pernah bisa mencetak begitu banyak gol. Gelar ini milik tim, sama seperti milik saya.

Sebagai seorang anak, saya bermimpi bermain di setidaknya satu Piala Dunia. Saya telah bermain di tiga Piala Dunia, memenangkan satu, dan tahun ini saya bangga bermain sebagai kapten. Saya tidak akan pernah melupakannya.

Kalian tidak pernah meninggalkan kami, bahkan di saat-saat tersulit, bahkan ketika kami paling tidak pantas mendapatkan dukungan kalian. Kita menulis kisah ini bersama, dengan jutaan tangan, bukan hanya sebelas pemain di lapangan, semuanya didorong oleh semangat yang sama.

Sepak bola, pada dasarnya, tetaplah sebuah permainan. Sebuah permainan yang kami anggap sangat serius, yang kami perjuangkan sepanjang hidup untuk mencoba menguasainya, tetapi tetap saja sebuah permainan, dengan aturan sederhana yang tidak berubah sejak pertama kali kami mulai memainkannya: sebuah bola, sebuah gawang, keinginan untuk mencetak gol. Itulah mengapa permainan ini menyatukan kita semua dengan semangat yang sama.

Piala Dunia ini berakhir, tetapi kisahnya berlanjut. Akan ada pertandingan lain, malam musim panas atau musim dingin lainnya ketika kita semua akan berkumpul di depan permainan yang sama ini, dengan semangat yang sama yang masih membara. Kita tidak berhenti bermain bersama. Terima kasih untuk semuanya."

[Gambas:Video CNN]

(rhr/rhr/nva) Add as a preferred
source on Google