Erick Thohir Puji Mitchell Baker, Senjata Baru Lini Depan Garuda

CNN Indonesia
Selasa, 28 Jul 2026 06:00 WIB
Pesepak bola Timnas Indonesia Mitchell Lee Baker berselebrasi usai membobol gawang Timnas Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (27/7/2026). ANTARA FOTO
Mitchell Baker cetak hattrick saat Timnas Indonesia bantai Kamboja 5-1. (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S)
Bandung, CNN Indonesia --

Ketua Umum PSSI Erick Thohir terkesima dengan tiga gol yang dicetak Mitchell Baker dalam laga perdana Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.

Mitchell menggelontorkan trigol ke gawang Kamboja di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Sabtu (27/7). Dua gol lahir dari sundulan apiknya dan satu gol tercipta berkat kejelian memanfaatkan ruang saat menyambut umpan silang.

Menurut Erick, Mitchell jadi jawaban kurangnya juru gedor Timnas Indonesia. Sebab, Garuda saat ini seolah hanya bergantung pada Ole Romeny. Namun di Piala AFF 2026, Ole tidak ikut serta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Akhirnya kita punya penebalan striker. Memang salah satu kelemahan tim kita, kita tipis dari sisi striker. Selama ini kita bergantung kepada Ole [Romeny]. Nah, hari ini Mitchell saya rasa punya tinggi yang memang diperlukan, 197 sentimeter, dan mobilitasnya juga baik tadi kalau kita lihat. Mudah-mudahan jadi penebalan di striker lah," kata Erick usai laga.

"Tapi kembali, kan levelnya kalau FIFA Matchday itu pastikan tim-timnya juga kelasnya seperti Vietnam, Thailand, atau bahkan di atasnya seperti kemarin Bulgaria, kita belum bisa menilai seperti apa nanti, perlu waktu. Tapi apa yang disajikan secara taktikal dari coach John saya rasa sampai hari ini masih sangat positif ya," sambungnya.

Meski senang lantaran Mitchell memenuhi kebutuhan tim, Erick menilai kualitas pemain berusia 19 tahun itu masih harus dibuktikan pada laga-laga berikutnya.

Laga lanjutan Timnas Indonesia di Grup A adalah menghadapi Timor Leste pada Jumat (31/7). Kemudian menjamu Vietnam (3/8) dan ditutup laga kontra Singapura (7/8).

Vietnam jadi lawan paling diwaspadai. Tanpa meremehkan tim-tim lainnya, Prajurit Bintang Emas punya kualitas jempolan dan kerap kali menyulitkan langkah tim Merah Putih.

"Dan mudah-mudahan di performa berikutnya bisa lebih baik dan mudah-mudahan tim juga tidak ada cedera karena saya tahu ada beberapa yang masih pemulihan seperti Marselino [Ferdinan], Ragnar [Oratmangoen], ya kita lihat," imbuh Erick.

[Gambas:Video CNN]

(afr/afr/jun) Add as a preferred
source on Google