PSSI Belum Terima Surat Resmi Ubah Nama Malut Jadi Jateng United
Sekjen PSSI Yunus Nusi mengatakan pihaknya belum menerima surat permohonan perubahan nama dari salah satu kontestan Super League, Malut United.
Malut United dikabarkan ingin berganti nama menjadi Jateng United. Itu karena Laskar Kie Raha dilaporkan akan berpindah markas ke Semarang, Jawa Tengah.
Meski begitu, pihak PSSI menyatakan hingga saat ini belum menerima surat resmi dari pihak Malut. Pernyataan tersebut disampaikan jelang Kongres Biasa PSSI, 3 Agustus mendatang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Oh belum, kami belum sampai ke komunikasi dengan Maluku Utara United," ujar Yunus Nusi di Jakarta, Selasa (28/7) siang.
"Dan kami juga masih menunggu surat yang lengkapnya dari mereka [Malut United] untuk permohonan perubahan nama," tambahnya.
Sebelumnya, pihak Malut United dilaporkan telah melakukan pertemuan dengan PSSI Jawa Tengah. Silaturahmi itu juga dilakukan bersama manajemen PSIS Semarang dan kelompok suporternya.
Pertemuan itu menjadi sinyal perubahan nomenklatur Malut serta kepindahan markas ke Jawa Tengah akan segera terealisasi. Namun tentu proses itu perlu disahkan pada Kongres Biasa PSSI.
Selain Malut, Adhyaksa FC yang merupakan klub promosi juga berkeinginan untuk berganti nama. Adhyaksa bakal memakai nama Isen Mulang FC di Super League 2026/2027.
Pihak Adhyaksa selangkah lebih maju ketimbang Malut. Sebab, mereka sudah mengajukan permohonan resmi kepada PSSI.
"Nama Isen Mulang FC tepat untuk membangun identitas sepak bola kalimantan tengah, isenmulang merupakan bahasa daerah yang memiliki arti "pantang mundur"."
"Nama ini sudah kami ajukan ke PSSI untuk selanjutnya disahkan di Kongres PSSI bulan Agustus mendatang," Ungkap Presiden klub Adhyaksa FC Eko Setyawan, Sabtu (25/7) lalu.
Adapun Yunus Nusi mengatakan, selain Malut dan Adhyaksa, tim-tim lain juga akan memakai namai baru di kompetisi musim 2026/2027. Bukan hanya partisipan Super League, pergantian nama juga direncanakan oleh sejumlah klub Liga 2 hingga Liga 4.
"Yang kami terima [rencana perubahan nama] lumayan banyak, di atas 10 sepertinya ini. Tetapi itu termasuk Liga 3 juga ada, pada Liga 4," ucap Yunus.
(afr/afr/rhr) Add
as a preferred source on Google