Tavares Puas Persebaya Catat Clean Sheet Beruntun di Piala Presiden

CNN Indonesia
Kamis, 30 Jul 2026 04:57 WIB
Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares saat konferensi pers usai pertandingan kontra PSMS Medan pada laga lanjutan Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu (29/7) malam. (CNN Indonesia/Farid Rahman)
Bernardo Tavares puas dengan penampila Persebaya Surabaya. (CNN Indonesia/Farid Rahman)
Surabaya, CNN Indonesia --

Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares mengapresiasi pemainnya usai meraih kemenangan 1-0 atas PSMS Medan pada laga lanjutan Grup B Piala Presiden 2026.

Kemenangan tersebut menjadi clean sheet kedua secara beruntun bagi Persebaya setelah sebelumnya juga tidak kebobolan saat mengalahkan Persija Jakarta. Tavares mengatakan pertandingan ini ia gunakan untuk memberi menit bermain kepada sejumlah pemain yang belum bertanding pada laga sebelumnya. Termasuk kepada penjaga gawang kedua Persebaya, M Reza Arya Pratama.

"Tentang pertandingan ini, penting untuk memberikan menit bermain kepada semua pemain, karena beberapa dari mereka lelah. Dan pertandingan terakhir melawan Persija intensitasnya terlalu tinggi," kata Tavares, saat konferensi pers usai pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu (29/7) malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengakui performa timnya tidak konsisten sepanjang laga, namun Tavares tetap memuji sikap skuad Bajul Ijo di lapangan. Ia juga menyebut PSMS Medan sebagai lawan yang tangguh dan sempat menciptakan sejumlah peluang pada menit-menit akhir pertandingan.

"Tapi saya pikir [PSMS] Medan, juga, kita perlu mengatakan bahwa Medan di menit-menit terakhir punya dua tiga peluang. Jadi, artinya kami bermain melawan tim yang bagus menurut pandangan saya," ujarnya.

Tavares menambahkan, timnya sempat menciptakan sejumlah peluang di babak pertama namun belum maksimal dalam penyelesaian akhir. Situasi serupa juga terjadi di babak kedua, di mana Persebaya kerap membangun transisi serangan yang baik namun umpan terakhir belum berjalan sempurna.

"Mereka bermain bagus. Di babak pertama, kami punya peluang, kami peluang mendekati gawang, tapi kadang kami tidak menembak. Juga di babak kedua, kami banyak melakukan transisi yang bagus, tapi umpan terakhirnya tidak begitu bagus. Tapi bagaimanapun, ini dua pertandingan yang kami mainkan dan dua kemenangan, clean sheet, itu penting," ucapnya.

Disinggung soal solidnya lini pertahanan Persebaya dalam dua laga terakhir, Tavares mengaitkannya dengan catatan clean sheet yang juga pernah diraih timnya pada musim lalu di kompetisi Super League. Menurutnya, clean sheet menjadi modal penting untuk meraih kemenangan.

"Ya, kalau anda ingat musim lalu di Super League, enam pertandingan terakhir, kami dapat clean sheet. Dan saya bilang ke pemain, kalau kami membuat clean sheet, kami lebih dekat untuk bisa memenangkan pertandingan. Karena kalau kami tidak kebobolan gol dan kami mencetak satu atau dua gol, kami menang," katanya.

Tavares menegaskan pembangunan tim dimulai dari lini pertahanan, meski ia mengakui masih ada sejumlah aspek lain yang perlu diperbaiki. Ia juga menyoroti keterbatasan waktu latihan akibat padatnya jadwal pertandingan.

"Tapi penting untuk membangun tim dari pertahanan ke depan. Jadi saat ini, fokus kami lebih ke pertahanan, tapi kami juga perlu memperbaiki bagian-bagian lain dari tim. Tapi seperti saya bilang sebelumnya, sulit untuk bermain pertandingan dalam periode yang begitu singkat karena kami tidak punya waktu untuk latihan. Kami hanya recover dan bermain, dan itu saja. Tapi saya sangat senang dengan sikap para pemain," katanya.

Pelatih asal Portugal ini menambahkan, catatan tanpa kebobolan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh tim, bukan semata faktor keberuntungan. Tapi, Tavares tak mau cepat puas, mereka akan melakukan evaluasi dan terus memperbaiki

"Kami perlu bangga karena kami tidak kebobolan gol, dan kadang bisa beruntung, tapi kadang keberuntungan itu berasal dari kerja keras," ujarnya.

Soal persaingan di posisi penjaga gawang, Tavares menyebut pihaknya ingin membangun kompetisi yang sehat di seluruh posisi dalam skuad Persebaya, termasuk sektor kiper.

"Ah, tentang situasi ini. Kami perlu kompetisi di skuad kami. Target kami adalah punya kompetisi di semua posisi. Musim lalu juga Andhika, menurut saya, juga kiper yang bagus, tapi dia ingin pergi, kami perlu menghormati itu," tuturnya.

Ia menegaskan Persebaya tidak hanya mengandalkan dua kiper utama, melainkan juga mempersiapkan penjaga gawang lain yang dinilai memiliki potensi untuk tampil di masa depan.

"Tapi saya tidak hanya melihat dua kiper, kami juga punya kiper-kiper lain yang saya percaya punya potensi dan kalau mereka bekerja dan menunjukkan performa, mungkin di masa depan bisa jadi kiper lain yang bermain, kita tidak pernah tahu," ucapnya.

[Gambas:Video CNN]

(frd/ptr) Add as a preferred
source on Google