Pelatih Timor Leste Pastikan Laga Lawan Indonesia Tak Jadi Duel Tinju

CNN Indonesia
Kamis, 30 Jul 2026 21:59 WIB
Pesepak bola Timnas Indonesia Mitchell Lee Baker (kedua kanan) berebut bola dengan pesepak bola Kamboja Sovan Ouk (kanan) pada laga Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (27/7/2026). AN
Timnas Indonesia bakal bertemu Timor Leste pada laga kedua Piala AFF 2026. (ANTARA FOTO/YULIUS SATRIA WIJAYA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pelatih timnas Timor Leste, Ze Pedro, bakal menegakkan batas yang jelas antara bermain keras dan bermain kasar saat melawan Timnas Indonesia pada laga Piala AFF 2026.

Pedro menilai sepak bola adalah olahraga fisik yang berpotensi menghadirkan duel fisik. Pelatih asal Portugal itu juga menginginkan para pemain berani berduel berebut bola, namun itu bukan berarti Timor Leste bakal bermain kasar melawan Indonesia.

"Saya tidak akan mengizinkan permainan kasar yang berlebihan di tim saya, sama sekali tidak, tetapi saya juga akan menyampaikan kepada para pemain saya bahwa dalam duel individu mereka harus berani tampil dan membuat perbedaan," ucap Pedro dalam konferensi pers jelang pertandingan yang berlangsung Kamis (30/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mantan pemain yang pernah malang melintang di klub-klub Portugal tersebut juga menegaskan tidak akan menjadikan pertandingan Timor Leste vs Indonesia sebagai duel tinju.

"Tentu ini akan menjadi pertandingan yang spesial, namun yang utama kami ingin menyajikan tontonan yang bagus dan agar tim terus berkembang."

"Namun ini bukan tinju, ini sepak bola, dan kami akan berusaha bermain sepak bola. Saat memegang bola atau tidak, kami akan mencoba tampil tangguh dan keras, tetapi tanpa niat jahat," tuturnya.

Timor Leste sudah menelan kekalahan dari dua pertandingan, melawan Vietnam dan Singapura. Lantaran kebobolan sembilan kali dari dua pertandingan tersebut, skuad berjuluk O Sol Nascente atau Matahari Terbit itu ada di dasar klasemen Grup A.

Kendati demikian, hingga kini Timor Leste masih punya kans menambah poin dari dua laga yang bisa menghidupkan asa keluar dari posisi juru kunci.

Timor Leste sudah ikut Piala AFF dalam empat edisi, yakni pada 2004, 2018, 2020, dan 2024. Dalam tiap keikutsertaan, Timor Leste selalu mengakhiri turnamen dengan status tim juru kunci.

[Gambas:Video CNN]

(nva/nva)