Penyebab Kekalahan Timnas Indonesia di Tangan Vietnam
Timnas Indonesia secara mengejutkan kalah telak 0-3 dari Vietnam di fase grup Piala AFF 2026. 'Ledakan' Vietnam di awal laga jadi faktor utama.
Vietnam yang datang dalam kondisi tertekan usai imbang lawan Singapura di laga kedua justru bisa memberikan kejutan bagi Timnas Indonesia. Dalam 15 menit awal, dua gol sudah dicetak Vietnam ke gawang Indonesia.
Nguyen Van Vi dan Nguyen Hai Long menghukum Timnas Indonesia yang masih kurang fokus di awal laga. Dua kesalahan kecil saja sudah berujung dua gol bagi lawan.
Pada proses gol pertama, kesalahan yang dilakukan Rizky Ridho saat Timnas Indonesia sedang menyusun serangan dari bawah berbuah fatal. Nguyen Hai Long berhasil merebut bola dan memberikannya pada Nguyen Hoang Duc.
Dalam posisi Timnas Indonesia sudah berusaha menutup celah, Nguyen Hoang Duc mampu mengirim bola pada Nguyen Van Vi yang melakukan overlap dan luput dari pengawasan pemain-pemain Indonesia.
Nguyen Van Vi lalu melepaskan tembakan ke arah tiang dekat sedangkan Nadeo Argawinata bergerak dan salah langkah karena mengira Van Vi akan melakukan umpan silang.
Di menit ke-15, giliran Hai Long yang menggetarkan gawang Indonesia. Hai Long tidak mendapat kawalan berarti saat Vietnam melancarkan serangan balik cepat. Ia menerobos kotak penalti dan akhirnya dengan dingin menaklukkan Nadeo.
Dua gol di 15 menit awal ini kemudian seolah sudah menentukan nasib Indonesia di laga ini. Setelah kebobolan dua gol di awal laga, Timnas Indonesia kehilangan ketenangan dan tidak mampu menyusun serangan yang bisa membahayakan pertahanan Vietnam.
Pressing ketat Vietnam juga membuat Timnas Indonesia tidak bisa mengalirkan bola dengan nyaman. Serangan Skuad Garuda sering putus dan mereka pun kewalahan menghadapi ancaman serangan balik Vietnam yang mengandalkan kecepatan.
Bahkan di saat Timnas Indonesia terus berusaha mencari gol balasan, Vietnam kembali menghukum lewat serangan balik. Gol Nguyen Xuan Son membuat Timnas Indonesia harus bertekuk lutut dengan skor 0-3 di akhir pertandingan.
(ptr/nva)