PIALA AFF 2026

John Herdman: Percuma Bahas Wasit, Salut untuk Singapura

CNN Indonesia
Sabtu, 08 Agu 2026 09:55 WIB
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman bersiap memimpin anak latihnya melawan Timnas Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (27/7/2026). ANTARA FOTO/Bayu
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman puji Singapura. (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman buka suara seusai tim arahannya gagal lolos ke semifinal Piala AFF 2026.

Timnas Indonesia dipastikan tersingkir dari Piala AFF 2026 setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 lawan Singapura pada laga pamungkas Grup A, Jumat (7/8).

Indonesia sebenarnya sempat memimpin lebih dulu di awal babak kedua lewat gol Ragnar Oratmangoen. Namun, Singapura berhasil menyamakan skor melalui Ilhan Fandi yang sukses memanfaatkan blunder Rizky Ridho dan Cahya Supriadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selepas pertandingan, John Herdman enggan membahas soal kinerja wasit Abdullah Salim Khalfan Al Amouri. Sejatinya ada momen pembatalan kartu kuning kedua terhadap Ui Young Song setelah Al Amouri meninjau VAR.

"Percuma membahas soal kepemimpinan wasit malam ini; hal itu hanya akan membuat saya dalam masalah," kata Herdman dikutip dari The Straits Times.

Lebih lanjut Herdman memuji ketangguhan Singapura di sepanjang laga. Mereka mampu mempertahankan hasil imbang dan menggagalkan sederet peluang Indonesia.

"Salut untuk Singapura; mereka menunjukkan ketangguhan luar biasa dan permainan yang terorganisasi dengan baik, namun kami sebenarnya memiliki cukup banyak peluang untuk memenangkan pertandingan."

"Kami mencatatkan penguasaan bola dan kendali permainan yang memadai, tetapi terkadang takdir sepak bola memang tidak selalu berpihak pada apa yang kita inginkan," tutur pelatih asal Inggris itu.

Hasil imbang di Stadion Jalan Besar dipastikan membuat Indonesia tersingkir dari turnamen. Skuad Garuda hanya mampu finis di peringkat ketiga di bawah Vietnam dan Singapura.

[Gambas:Video CNN]

(jun/jun/ptr)