Apa Kabar Pemain Brasil yang Selebrasi Gol Jeblos ke Lubang?

CNN Indonesia
Selasa, 11 Agu 2026 08:01 WIB
Jacy Maranhao merasa seperti jatuh dari atas gedung. (Tangkapan layar Instagram @_jacy97)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pesepakbola asal Brasil Jacy Maranhao sempat viral setelah selebrasi gol dan jatuh ke dalam lubang menuju lorong ganti pemain.

Selebrasi gol yang terlalu bersemangat untuk Coritibia membuat Jacy Maranhao melompati pembatas dan menghilang ke dalam lubang akses menuju lorong ganti pemain.

Sebuah video yang merekam kejadian unik itu sempat viral. Jacy Maranhao berhasil memanjat keluar kembali dengan sempoyongan. Apesnya lagi, wasit kemudian menganulir gol tersebut setelah meninjau VAR.

Jacy lalu ditarik keluar di babak kedua karena merasa kesakitan. Namun, Coritibia akhirnya berhasil mengalahkan Chapecoense 2-1 dalam kompetisi Brasileirao 2026.

Dalam wawancara dengan media setempat, Jacy mengaku terbawa suasana karena seorang bek jarang mencetak gol dalam pertandingan.

Ia berniat merayakan gol bersama istrinya yang sedang hamil dan duduk di atas tribun penonton. Namun, ia lupa akses menuju lorong bawah tanah itu berada tepat di balik papan iklan.

"Saat saya melompat... Anda tahu rasanya bermimpi jatuh dari gedung? Seperti itulah rasanya," kata Jacy dikutip Soccerway.

Pintu lorong tersebut biasanya ditutup selama pertandingan berlangsung dan hanya dibuka di akhir babak. Namun, pintu tersebut kebetulan baru dibuka karena waktu sudah di pengujung babak pertama.

"Awalnya saya lebih merasa kaget daripada cedera serius. Selama pertandingan, kaki saya terasa cukup sakit dan sulit menahan beban tubuh. Namun, hari ini kondisi saya jauh lebih baik dan sedang dalam masa pemulihan," tulis Jacy di media sosial.

Usut punya usut, insiden ini bukan kali pertama terjadi di Stadion Couto Pereira. Pada tahun 2014, penyerang asal Kamerun Joel Tagueu juga pernah terjatuh ke dalam lorong saat merayakan gol untuk Coritibia.

[Gambas:Video CNN]

(jun/jun/abs)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK