Trump: Ganti Gianni Infantino adalah Kesalahan Besar

CNN Indonesia
Selasa, 11 Agu 2026 12:54 WIB
Soccer Football - FIFA World Cup 2026 - Final - Spain v Argentina - New York/New Jersey Stadium, East Rutherford, New Jersey, U.S. - July 19, 2026 U.S. President Donald Trump and FIFA President Gianni Infantino during the trophy presentation after th
Presiden AS Donald Trump (kiri) menyebut FIFA akan merugi jika menjatuhkan Gianni Infantino. (IMAGN IMAGES via Reuters/Mark J Rebilas)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperingatkan bahwa kesalahan fatal terjadi jika Gianni Infantino disingkirkan dari kursi presiden FIFA.

Saat ini Infantino berada di bawah tekanan UEFA, AFC, dan CONCACAF setelah mengajukan proposal penjualan sebagian saham Piala Dunia kepada inverstor swasta.

Melalui media sosial Thruth Social miliknya, Selasa (11/8) dini hari WIB, Trump mengatakan bahwa menggantikan Infantino sebagai presiden FIFA akan dibayar mahal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"FIFA akan melakukan kesalahan fatal jika karena alasan apa pun, mereka mempertimbangkan untuk mengganti presiden Gianni Infantino," kata Trump dikutip dari The Guardian.

"Dia [Infantino] fantastis, baru saja memimpin Piala Dunia paling sukses, empat kali lebih sukses dari yang pernah ada. Jika dia pergi, Piala Dunia tidak akan pernah sesukses dan menguntungkan seperti itu lagi."

UEFA, AFC, dan CONCACAF telah mengadakan pembicaraan tentang penyelenggaraan kompetisi mandiri di tengah gelombang kecaman terhadap presiden FIFA yang sedang terpojok.

Ketiga konfederasi ini menuduh Infantino melakukan 'penipuan'. Meski Infantino akhirnya menarik proposal tersebut, permintaan mundur dianggap sebagai jalan terbaik untuk tetap terhormat.

UEFA juga pernah mengancam akan memboikot kompetisi FIFA. Bahkan kini muncul wacana untuk menggelar turnamen tandingan Piala Dunia jika Infantino tidak segera mengundurkan diri.

Infantino meminta maaf atas usulan membuat FIFA Forwad Enterprise (FFE), perusahaan yang akan menjalankan aspek komersial dan operasional turnamen FIFA, dengan ide menjual sekitar 20 persen saham kepada investor swasta.

[Gambas:Video CNN]

(nam/nam/rhr)