Kirim 8 Lifter, PABSI Incar 4 Medali dari Angkat Besi Asian Games 2026

CNN Indonesia
Kamis, 13 Agu 2026 03:20 WIB
Lifter Indonesia dalam pemusatan latihan nasional menuju Asian Games 2026. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi Indonesia (PB PABSI) mengincar empat medali dari Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Sekretaris Jenderal PB PABSI Djoko Pramono mengatakan target tersebut ditetapkan berdasarkan pemetaan kekuatan dan perhitungan tim ahli terhadap peluang masing-masing lifter yang dipersiapkan. Djoko tidak menjelaskan lebih lanjut soal perincian medali.

"Delapan atlet sudah pasti dan sudah disetujui, kami akan berangkat. Sudah diprediksi oleh tim ahli kira-kira dapat empat medali. Kami akan lihat apakah target itu bisa tercapai," kata Djoko kepada dilansir dari Antara.

"Menurut tim ahli, peluang dari delapan itu empat medali. Medalinya apa tidak disebut. Pokoknya empat medali," ucapnya.

Indonesia memberangkatkan empat lifter putra dan empat lifter putri untuk Asian Games 2026. Di sektor putra ada Ricko Saputra pada kelas 60kg, Eko Yuli Irawan (65kg), Rahmat Erwin Abdullah (75kg), serta peraih emas Olimpiade Paris 2024 Rizki Juniansyah (85kg).

Sementara sektor putri diperkuat Luluk Diana Tri Wijayana pada kelas 49kg, Juliana Klarisa (53kg), Natasya Beteyob (61kg), dan Indah Afriza (69kg).

Selain delapan lifter tersebut, lima ofisial disiapkan mendampingi tim angkat besi Indonesia, yakni Dirdja Wihardja, Erwin Abdullah, Samsusi, Sri Indriyani, dan Triyatno.

Rahmat menjadi satu-satunya lifter dalam daftar tersebut yang berstatus juara bertahan Asian Games. Pada Asian Games Hangzhou 2022 yang berlangsung pada 2023, dia merebut emas kelas 73kg dengan total angkatan 359kg, sekaligus mencatat rekor Asian Games dan rekor dunia clean and jerk saat itu dengan angkatan 201kg.

Sementara Asian Games Aichi-Nagoya akan menjadi penampilan pertama Rizki di pesta olahraga terbesar Asia. Peraih emas Olimpiade Paris 2024 itu sebelumnya diproyeksikan bersaing dengan Rahmat untuk menentukan lifter yang menempati kelas 75kg.

Cabang angkat besi Asian Games Aichi-Nagoya dijadwalkan berlangsung pada 23-29 September di Nagoya City Trade and Industry Center.

Selama angkat besi dipertandingkan di Asian Games, Indonesia sudah meraih dua emas, delapan perak, dan 14 perunggu.

Capaian terbaik Indonesia di ajang angkat besi tercipta pada Asian Games 2018 ketika bisa meraih satu emas, satu perak, dan satu perunggu.

Jika berdasarkan jumlah, maka Indonesia paling banyak membawa medali pada Asian Games 2010 dengan koleksi satu perak dan tiga perunggu.

Emas dipersembahkan Eko Yuli pada Asian Games 2018 dan Rahmat (2022). Sementara perak berasal dari perjuangan Madek Kasman (1970), Abdul Rosjid (1970), Patmawati Abdul Hamid (1990), Supeni Wasiman (1994), Erwin Abdullah (2002), Sinta Darmariani (2010), dan Sri Wahyuni Agustiani (2014 dan 2018).

Sedangkan perunggu menjadi prestasi dari Thio Ging Hwie (1954), Maman Suryaman (1982), Dirdja Wihardja (1986), Ponco Imbarwati (1990), Patmawati Abdul Hamid (1994), Sri Indriyani (1998), Raema Lisa Rumbewas (2002), Tanti Pratiwi (2002), Sinta Darmariani (2006), Jadi Setiadi (2010), Triyatno (2010), Eko Yuli Irawan (2010 dan 2014), Surahmat Wijoyo (2018).

[Gambas:Video CNN]

(nva/jal)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK