Srikandi Merdeka Cup: Turnamen Meriah, Arena Megah, Peserta Semringah

CNN Indonesia
Minggu, 16 Agu 2026 07:20 WIB
Srikandi Merdeka Cup 2026 jadi ajang yang memiliki standar tersendiri untuk level kelompok umur. (CNNIndonesia.com/M Ikhwanuddin)
Jakarta, CNN Indonesia --

Srikandi Merdeka Cup 2026 resmi dibuka di Supersoccer Arena, Kudus, Jumat (14/8) dengan seremoni meriah dengan arena megah. Baru berjalan dua hari, peserta kompak mengaku semringah.

Hebohnya atmosfer di arena sudah tergambar sejak awal turnamen invitasi itu berlangsung. Ini karena penyelenggara tak mematok harga tiket untuk seluruh penonton untuk mendukung tim kesayangan.

Penonton benar-benar hanya perlu membawa diri untuk menyaksikan pertandingan tanpa perlu melakukan pendaftaran. Petugas langsung mengarahkan pengunjung ke tribune berkapasitas 1.500 orang itu selama ruang masih tersedia.

Sudah gratis, penonton juga disuguhkan dengan pertunjukan kembang api sebelum laga Garuda Pertiwi vs Arab Saudi Putri U-16. Tampilan layar besar dengan videotron raksasa dan pengaturan suara mumpuni juga membuat acara kian semarak.

Di samping aspek hiburan, penyelenggara juga mengedepankan teknologi dalam pertandingan. Meski berstatus turnamen ekshibisi, penerapan Video Assistant Referee (VAR) tetap dipakai. Hadiah penalti untuk Garuda Pertiwi dan kartu merah untuk Arab Saudi Putri U-16 ditentukan setelah wasit meninjau keputusan dengan VAR.

"Karena ini turnamen internasional dan VAR juga sudah ada di Indonesia, kami ingin memaksimalkan dari sisi penyelenggaraan supaya memberi pertunjukkan berkualitas dan permainan bagus dari peserta, tim nasional kita, dan masyarakat Indonesia," kata Program Director Srikandi Merdeka Cup 2026, Teddy Tjahjono.

Pelatih Garuda Pertiwi sekaligus Timnas Indonesia Putri U-17, Timo Scheunemann memandang gelaran Srikandi Merdeka Cup 2026 jadi ajang pencarian bakat untuk memperkuat tim nasional kelompok usia hingga senior.

Selain itu, Timo juga menyoroti kualitas apik arena Srikandi Merdeka Cup 2026. Menurutnya, sepak bola putri mesti mendapat perhatian khusus termasuk soal lapangan.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, Supersoccer Arena terbilang modern. Permukaan lapangan menggunakan rumput sintetis dan penerangan mumpuni untuk pertandingan malam hari.

Fasilitas pendukung juga memadai. Ada akses khusus untuk ambulans dan truk pemadam kebakaran hingga toilet khusus untuk difabel. Layar elektronik di beberapa titik koridor juga menampilkan jadwal hingga hasil pertandingan.

"Harapan kami dari tim juga ingin menghibur warga Kudus. Kami ingin mulai dari sesuatu yang tidak muluk-muluk dulu. Stadion ini juga dibuat khusus untuk sepak bola putri. Di mana lagi stadion seperti ini selain di Kudus? Jadi sudah semestinya kita membangun sepak bola putri dari bawah ke atas, dari grassroot," ujar Timo.

Seni mural di salah satu sudut kota Kudus menandai Srikandi Merdeka Cup 2026 sedang berlangsung. (CNNIndonesia.com/M Ikhwanuddin)

Penonton dari warga lokal pun memandang positif Srikandi Merdeka Cup 2026. Taufik dan istrinya, Radiah, mengajak serta putrinya untuk menyaksikan pertandingan di akhir pekan.

"Betul, saya warga Kudus. Sengaja nonton mumpung ada Indonesia main di sini dan gratis juga," ucap Taufik kepada CNNIndonesia.com.

Srikandi Merdeka Cup 2026 berlangsung 14-23 Agustus. Ada delapan tim dari tujuh negara ambil bagian dalam ajang ini. Delapan kubu tersebut adalalah Garuda Pertiwi (Indonesia), Putri Nusantara (Indonesia), Hong Kong, Malaysia, Arab Saudi, Thailand, Singapura, dan Yordania.

[Gambas:Video CNN]

(ikw/nva)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK