UFC 330

Bos UFC Tak Puas Ian Garry Cuma Bikin Islam Makhachev Babak Belur

CNN Indonesia
Minggu, 16 Agu 2026 14:47 WIB
ATLANTA, GEORGIA - APRIL 13: UFC president Dana White stands in the ring during the UFC 236 event at State Farm Arena on April 13, 2019 in Atlanta, Georgia.   Logan Riely/Getty Images/AFP
Bos UFC Dana White kurang puas dengan penampilan Ian Garry. (AFP/Logan Riely)
Jakarta, CNN Indonesia --

CEO UFC Dana White mengaku kurang puas dengan penampilan Ian Machado Garry saat menghadapi Islam Makhachev di UFC 330.

Meski mampu membuat wajah Makhachev babak belur, Garry tetap harus mengakui keunggulan petarung asal Dagestan tersebut. Makhachev berhasil mempertahankan gelar juara kelas welter UFC setelah menang angka mutlak dalam partai utama UFC 330 di Xfinity Mobile Arena, Philadelphia, Amerika Serikat, Minggu (16/8) siang WIB.

Pertarungan berlangsung ketat selama lima ronde. Garry bahkan beberapa kali mampu membuat Makhachev kesulitan, terutama pada ronde ketiga dan keempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, Dana White justru menyoroti sikap kedua petarung yang dinilainya terlalu bersahabat. Menurut White, Garry seharusnya lebih agresif hingga pertandingan benar-benar berakhir.

"Saya pikir Ian adalah pria yang berbakat. Jika dia memiliki sedikit saja insting membunuh, di ronde kelima, dia tidak akan keluar dan berpelukan serta berjabat tangan. Hal itu membuat saya gila," kata White dikutip CBS Sports.

Makhachev akhirnya menang dengan skor 49-46, 49-46, dan 48-47. Hasil tersebut membuat rekornya menjadi 29 kemenangan dan satu kekalahan dalam MMA, termasuk 18 kemenangan dan satu kekalahan di UFC. Sementara itu, Garry kini memiliki rekor 17-2 di MMA dan 10-2 di UFC.

Sejak ronde pertama, Makhachev langsung menunjukkan keunggulannya dalam grappling. Ia beberapa kali melakukan takedown dan mengontrol Garry di dekat pagar oktagon.

Meski mampu mendominasi posisi, Makhachev belum banyak memberikan kerusakan berarti kepada Garry.

Pertarungan mulai lebih terbuka pada ronde kedua. Garry memberikan tekanan melalui tendangan dan pukulan ke arah tubuh Makhachev.

Namun, Makhachev membalas dengan tendangan kepala yang sempat menjatuhkan Garry. Ia kemudian membawa pertarungan kembali ke bawah dan melancarkan ground-and-pound.

Garry tampil lebih baik pada ronde ketiga dan keempat. Petarung asal Irlandia itu beberapa kali berhasil menggagalkan percobaan takedown Makhachev dan mendaratkan pukulan ke wajah serta tubuh lawannya.

Pada ronde kelima, Makhachev kembali mengandalkan grappling. Ia berhasil melakukan takedown dan menguasai punggung Garry.

Makhachev sempat mencoba melakukan rear-naked choke, tetapi Garry mampu bertahan hingga bel terakhir berbunyi.

Makhachev pun dinyatakan sebagai pemenang lewat keputusan angka mutlak dan berhasil mempertahankan gelar juara kelas welter UFC.

Bagi Dana White, hasil tersebut sebenarnya bisa berbeda jika Garry tampil lebih agresif pada ronde terakhir. Kritik White pun menunjukkan bahwa meski Garry mampu membuat Makhachev babak belur, ia dinilai masih kurang memiliki naluri untuk menghabisi lawannya.

[Gambas:Video CNN]

(rhr)